Olahraga

Pukulan Awal Pekan La Liga, Insiden Rasisme terhadap Diakhaby

Pukulan Awal Pekan La Liga, Insiden Rasisme terhadap Diakhaby
Pemain Valencia, Mouktar Diakhaby, bersama rekan setimnya meninggalkan pertandingan ketika melawan Cadiz karena mengaku mendapatkan hinaan rasial di Cadiz, Spanyol, Minggu (4/4). (EL MUNDO DEPORTIVO/Roman Rios)

AKURAT.CO, Pertandingan Cadiz versus Valencia pada Minggu (4/4) menjadi kontroversi terbesar di La Liga Spanyol 2020-2021 pada awal pekan ini. Tak lain karena tuduhan penghinaan bernada rasial terhadap salah satu pemain Valencia yang membuat tim tersebut memutuskan meninggalkan lapangan di tengah laga.

Adalah pemain asal Prancis, Mouktar Diakhaby, yang menjadi alasan pemain Valencia memilih walk-off di Stadion Ramon De Carranza di Cadiz, Spanyol, tersebut. Diakhaby mengaku mendapat hinaan rasial dari bek Cadiz, Cala, ketika mereka terlibat perdebatan di lapangan.

Diakhaby mengaku bahwa Cala menyebutnya “tai negro” dalam perselisihan di menit ke-29 tersebut. Setelah berbicara dengan wasit dan rekan setimnya, Diakhaby serta pemain Valencia memilih untuk berjalan ke ruang ganti.

baca juga:

Sekitar 20 menit kemudian, pemain Valencia akhirnya memutuskan untuk kembali ke lapangan karena menghindar dari sanksi yang bisa dijatuhkan otoritas terhadap mereka. Mereka bermain tanpa Diakhaby karena koleganya itu merasa tak nyaman lagi setelah penghinaan tersebut.

Persoalannya adalah sampai kini otoritas sepakbola Spanyol belum mengambil tindakan apapun terhadap hal itu. Kedua klub yang terlibat punya pendapat yang berbeda mengenai hal ini.

Valencia meminta penyelidikan dan sanksi untuk siapapun yang melakukan tindakan rasial terhadap pemainnya. Mereka juga mempertanyakan mengapa tidak ada tindakan langsung terhadap aksi tersebut.

“Tidak seorang pun manusia yang boleh dihinakan,” kata pemain Valencia, Gabriel Paulista, membela Diakhaby.

Sementara itu, Cadiz menegaskan bahwa pemain mereka berkomitmen melawan rasisme sementara mereka meyakini keterangan Cala bahwa sang pemain sama sekali tak menghina Diakhaby.

“Pemain saya (Cala) bilang pada saya bahwa dia tidak menghina dia (Diakhaby). Saya memercayainya,” kata Pelatih Cadiz, Alvaro Cervera.

Marca menyebut penyelidikan masih belum bisa dilakukan karena siaran pertandingan sejauh ini belum menemukan rekaman peristiwa antara Diakhaby dan Cala. Atau, mungkin otoritas masih mencari cuplikan tayangan perseteruan tersebut.

Pertandingan akhirnya dimenangi oleh Cadiz melalui gol Marcos Mauro di menit ke-88. Valencia tertahan di posisi ke-12 sementara Cadiz berada satu posisi di bawahnya.[]  

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu