Ekonomi

Public Relation Jadi Ujung Tombak Perusahaan di Tengah Pandemi Covid-19


Public Relation Jadi Ujung Tombak Perusahaan di Tengah Pandemi Covid-19
Peran Public Relation bagi perusahaan di tengah pandemi Covid-19. (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Keterlibatan platform media sosial saat ini sangat berpengaruh terhadap dunia informasi dan komunikasi. Media sosial pun juga tak terpisahkan dalam strategi komunikasi di sebuah perusahaan. 

Gelombang disrupsi secara cepat dan senyap telah mengubah pola komunikasi yang sudah ada dan menciptakan standar barunya sendiri. Kondisi ini diperparah dengan terjadinya pandemi virus COVID-19, dimana salah satu karakteristik khas masyarakat modern yang mobilitasnya tanpa batas kini dipaksa secara tegas untuk back to the barrier dan saling menjaga jarak fisik antara satu dengan yang lain.

Relasi di masyarakat tidak lagi sama. Tak terkecuali yang juga terjadi dalam dunia usaha. Relasi yang harus dibangun sebuah perusahaan dengan masyarakat di sekitarnya juga sama sekali telah berubah.

Interaksi secara online dan real time seketika menjadi tren yang mau tak mau harus diikuti. Sebuah tatanan baru terbentuk dan menjadi standar ‘new normal’ yang berlaku di masyarakat  hari ini.

Tak ayal peran Public Relation pun sangat menjadi ujung tombak bagi sebuah perusahaan di masa pandemi Covid-19 saat ini. Mengingat sebuah citra bagi perusahaan tak ubahnya avatar yang sangat menentukan dalam berbagai aspek.

Seorang konsultan keuangan sekaligus motivator berdarah Amerika-Kanada, Brian Tracy menilai peran komunikasi dalam titik tersebut tak ubahnya seperti sebuah ilmu mengendarai sepeda atau menulis. Seolah sepele dengan cakupan ilmu yang lebih terkesan teknis, namun dapat mengubah kualitas dari seluruh bagian hidup kita.

"Seorang CEO boleh saja bertindak sebagai nahkoda yang menentukan ke arah mana kapal akan berjalan. Namun seorang Public Relation lah yang bertugas mencari cara bagaimana memecah gelombang di depan agar tidak menghantam dan lalu mengkandaskan kapal, sehingga perjalanan dapat terus dilanjutkan," paparnya.

Sekadar informasi, Indonesia Public Relation Award (IPRA) 2020  ingin mengapresiasi perusahaan-perusahaan di Indonesia yang terbukti telah mampu menjalankan peran Public Relation yang baik dengan mampu menciptakan pemberitaan yang positif dan citra yang baik di tengah-tengah masyarakat.

Penghargaan ini akan didasarkan pada proses riset yang mendalam lewat beberapa metode. Salah satu adalah media content analysis untuk dapat melihat lebih jauh isi dari sebuah teks dan berbagai pemberitaan terkait perusahaan yang bersangkutan.

"Proses analisa dari media monitoring juga bertujuan untuk memahami struktur makna dari sebuah teks berita yang kemudian dapat memperlihatkan sentimen positif, sentimen negatif, maupun netral. Semakin banyak sentimen positif yang muncul dari pemberitaan, maka menunjukkan kinerja Public Relation yang baik, sehingga mampu menghasil output berupa citra perusahaan yang baik di masyarakat," ujar Chief Executive Officer sekaligus Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Group, Mohamad Ihsan.[]