News

Puan Minta Pelaksanaan Iduladha Harus Kedepankan PPKM Darurat

Puan memahami bahwa umat Islam sudah rindu untuk bisa melaksanakan shalat Iduladha di masjid.


Puan Minta Pelaksanaan Iduladha Harus Kedepankan PPKM Darurat
Ketua DPR RI Puan Maharani di Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 Hijriyah, Jumat (31/7/2020). (DOK. Puan Maharani)

AKURAT.CO, Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak para pemuka agama untuk turut serta dalam menyosialisasikan pelaksanaan Iduladha dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Hari Raya Idul Adha tahun ini kita masih dalam rangka penerapan PPKM Darurat. Oleh karena itu, saya meminta agar para pemuka agama membantu pemerintah untuk mengajak para umat agar beribadah dari rumah bersama dengan keluarga,” tutur Puan seperti dikutip AKURAT.CO dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (19/7/2021).

Hari raya Iduladha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021 di saat PPKM Darurat masih efektif berlaku di Pulau Jawa dan Bali, serta wilayah-wilayah lain yang ditetapkan.

Puan memahami bahwa umat Islam sudah rindu untuk bisa melaksanakan shalat Iduladha di masjid. Namun, dalam kondisi pandemi yang masih membahayakan ini masyarakat diimbau untuk mendahulukan kesehatan serta keselamatan diri dan keluarga.

“Saya memahami sekali bahwa umat Islam sudah rindu shalat berjamaah di masjid, ingin melaksanakan shalat Idul Adha di masjid. Percayalah saya juga merasakan hal sama. Tapi kita harus sadar, bahwa keluarga yang kita cintai, diri kita sendiri sedang terancam. Bahaya penularan Covid-19 mengintai, dan kita sangat mungkin juga menjadi korbannya,” ujarnya.

Dia mengatakan, potensi penularan Covid-19 menjadi lebih tinggi akibat tersebarnya varian Delta yang tingkat penularannya tujuh kali lebih tinggi. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan jika masyarakat di zona merah berkumpul dalam jumlah banyak.

“Ingat, anak-anak di bawah usia 12 tahun belum bisa divaksin. Orang tua kita lebih rentan terkena virus karena usianya yang sudah lanjut. Jangan sampai mereka menjadi korban Covid-19 berikutnya, mari kita sayangi keluarga,” kata Puan.

“Kegiatan silaturahmi dan kumpul keluarga saya sarankan bisa dilakukan secara virtual. Ini juga yang saya dan keluarga terapkan. Memang mungkin rasanya berbeda, tapi percayalah kalau hari ini kita mau disiplin untuk menahan diri, besok akan tiba saatnya kita berjumpa langsung dalam kondisi sehat wal’afiat,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan mudik saat Iduladha. Sebab, pada masa PPKM Darurat, mobilitas warga memang dibatasi demi menekan penyebaran virus corona.

“Bapak Ibu kalau sakit sekarang serba sulit. Di mana-mana rumah sakit sudah hampir penuh. Kita juga masih kekurangan tenaga kesehatan. Obat-obatan dan oksigen jumlahnya terbatas. Hindari kerumunan, jaga kesehatan,” pungkasnya.[]