News

Puan Minta Masyarakat Tidak Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta masyarakat agar tidak ragu mengikuti program vaksinasi yang digencarkan pemerintah.


Puan Minta Masyarakat Tidak Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19
Ketua DPR terpilih Puan Maharani pidato pertama dalam rapat paripurna masa sidang pertama di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Ketua dan Wakil Ketua DPR 2019-2024 dipilih berdasarkan hasil Pileg 2019. Partai yang berhak mendapat kursi pimpinan DPR adalah PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, dan PKB. PDIP berhak mendapatkan jatah kursi Ketua DPR karena keluar sebagai pemenang Pemilu 2019. Puan Maharani resmi menjadi Ketua DPR periode 2019-2024. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani meminta masyarakat agar tidak ragu mengikuti program vaksinasi yang digencarkan pemerintah. Sebab, vaksinasi justru memiliki manfaat yang besar.

Puan juga meminta untuk yang sudah divaksin agar membantu meyakinkan kerabat di sekitar seperti anggota keluarga, saudara, dan teman bahwa vaksinasi itu aman.

“Jangan takut vaksin. Yakinlah vaksinasi akan sangat bermanfaat, apalagi bagi anak-anak yang hendak kembali ke sekolah,” kata Puan dalam peninjauan vaksinasi bersama Presiden RI Joko Widodo di SMA 4 Kota Serang, Provinsi Banten, Selasa (21/9/2021).

Diketahui, pemerintah terus mengupayakan percepatan vaksinasi anak-anak di atas usia 12 tahun. Dengan begitu, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang kini diperkenankan di daerah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2, dan 1 dapat berjalan dengan aman.

“Saat ini tidak ada wilayah di Banten yang berstatus PPKM Level 4. Artinya seluruh kabupaten/kota di Banten bisa melaksanakan PTM. Jika anak-anak yang memenuhi kriteria sudah divaksin, orang tua akan lebih tenang saat mengirimkan anak-anaknya belajar di sekolah,” ungkap Puan.

Ia juga menggarisbawahi banyaknya kasus kematian akibat Covid-19 di Banten datang dari pasien yang belum divaksin dengan total 95,76 persen. Sementara itu pasien Covid-19 meninggal dunia yang telah divaksin hanya 4,24 persen dari total kasus kematian sebanyak 2.656 orang. []