News

Puan Ingatkan DK OJK Terpilih Lindungi Masyarakat dari Investasi Bodong

Puan berharap anggota Dewan Komisioner OJK yang baru terpilih supaya lebih memperhatikan perlindungan konsumen di tengah maraknya investasi bodong. 


Puan Ingatkan DK OJK Terpilih Lindungi Masyarakat dari Investasi Bodong
Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan keterangan pers usai mrlakukan pertemuan bersama pengurus PBNU di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta, Selasa (15/3/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan selamat atas terpilihnya anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2022-2027.

Puan berharap dengan terpilihnya anggota Dewan Komisioner OJK yang baru supaya lebih memperhatikan perlindungan konsumen di tengah maraknya investasi bodong. 

"Selamat atas terpilihnya anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022-2027. Semoga ke depan, OJK sebagai lembaga independen yang bertugas mengawasi seluruh kegiatan berkaitan dengan keuangan dapat semakin profesional," kata Puan dalam keterangannya, pada Jumat (8/4/2022). 

baca juga:

Diketahui, para anggota DK OJK yang baru ini terpilih melalui serangkaian proses fit and proper test yang dilakukan oleh Komisi XI DPR. Hasil keputusan ini nantinya akan dibawa ke rapat paripurna pekan depan. 

Puan menyoroti nama Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar yang terpilih sebagai Ketua DK OJK, menggantikan peran Wimboh Santoso sebelumnya. 

"Saya berharap Pak Mahendra dapat mewujudkan visi misinya terkait pelaksanaan pengawasan OJK agar lebih terintegrasi dan lebih berkualitas dalam hal perlindungan konsumen serta masyarakat," ujar Puan. 

Mantan Menko PMK itu menaruh harapan pada pundak anggota OJK terpilih dalam menunjukkan taringnya untuk memerangi praktik investasi bodong di dalam sektor jasa keuangan secara maksimal. 

"Kami semua menantikan OJK dapat lebih tegas dalam menegakkan aturan sehingga berbagai upaya penyelewengan dalam sektor jasa keuangan dapat diminimalisir," imbuhnya. 

"Sepak terjang OJK yang baik akan menjaga sehatnya sistem jasa keuangan Indonesia," pungkasnya.