News

Puan Belum Juga Laksanakan Perintah Mega, Ternyata Menunggu Tim Advance

Puan Belum Juga Laksanakan Perintah Mega, Ternyata Menunggu Tim Advance
Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul saat memberikan keterangan di ruang Fraksi PDIP, kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua DPP PDIP Puan Maharani hingga kini belum juga melaksanakan perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk  bersilaturahmi dengan ketua umum partai politik.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan terlebih dahulu akan ada komunikasi yang dilakukan tim advance untuk membantu Puan mendatangi ketum parpol.

"Kebiasaan para petinggi partai sebelum pertemuan biasanya ada tim advance, nanti tim advancenya ini yang berkomunikasi awal terutama untuk mencocokkan waktu, waktunya bisanya kapan," kata Pacul, Rabu (10/8/2022). 

baca juga:

Dia mengaku belum mengetahui siapa saja yang bakal ditunjuk masuk tim advance. Soal komposisi tim, kata dia, bukan kewenangannya. 

"Saya enggak, tetapi yang ngasih tugas mbak Puan. Tugas keluarnya dari mbak Puan, " ujar Pacul yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. 

Rencananya, tim advance bentukan Puan akan bekerja setelah 17 Agustus mendatang. Selain itu, Pacul menuturkan, tim advance juga akan menyiapkan materi apa yang harus dibahas dan tidak dibahas di dalam pertemuan oleh Puan bersama para ketum parpol. 

"Ya sesudah 17 Agustus. Tetapi kalau tim advance itu kan bergerak cepat sekali sehari juga selesai wong itu orangnya bisa beda-beda, " ungkap Ketua Komisi III itu. 

"Ini pembelajaran publik juga harus tahu kalau nanti mbak Puan ketemu Cak Imin apa yang boleh dibicarakan dan tidak boleh dibicarakan, " sambung dia. 

Pacul sendiri belum tahu secara pasti tujuan dari perintah agar Puan menemui ketum parpol. Menurut dia, hal itu akan bergantung sebagaimana tugas dari Megawati. 

"Tergantung perintah ibu dan mbak Puan kita enggak tahu tapi silaturahmi perintah itu sudah dikeluarkan ibu secara verbal dan kita semua sudah mendengar, " tukas dia.[]