News

Puan Bakal Sampaikan Komitmen DPR Soal Prolegnas 2021 dalam Rapat Paripurna

Puan Bakal Sampaikan Komitmen DPR Soal Prolegnas 2021 dalam Rapat Paripurna
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Puan Maharani saat memberika pidato dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang IV tahun 2020-2021 di ruang rapat paripurna Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/3/2021). (Oktaviani)

AKURAT.CO, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) akan menggelar rapat Paripurna penutup masa Persidangan IV Tahun Sidang 2020-2021 pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2021) pukul 09.00 WIB pagi. 

Dalam kesempatan itu, nantinya Ketua DPR RI Puan Maharani akan menyampaikan pidato tentang komitmen DPR RI dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pogram Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021. 

“DPR memiliki komitmen tinggi untuk segera membahas RUU yang telah diprioritaskan tahun ini,” kata Puan di Jakarta, Jumat (9/4/2021). 

Pada 23 Maret 2021 lalu, DPR RI telah menyetujui 33 RUU masuk Prolegnas Prioritas 2021. Dari 33 RUU prioritas tersebut, di antaranya adalah RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU tentang Pelindungan Data Pribadi, RUU tentang Ibu Kota Negara, RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dan RUU tentang Wabah. 

Selanjutnya, agenda dalam Rapat Paripurna lainnya adalah pembicaraan tingkat II/pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Pengesahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Antara Republik Indonesia dan Negara-negara EFTA (Comprehensive Economic Partnership Agreement Between The Republic of Indonesia and The EFTA States). 

Kemudian, laporan Komisi XI DPR RI atas hasil uji kelayakan terhadap Kantor Akuntan Publik (KAP) yang diajukan BPK dan Menteri Keuangan, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Lalu berlanjut pada pendapat fraksi-fraksi terhadap RUU usul inisiatif Komisi III DPR RI tentang Perubahan Atas UU Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR RI. 

Setelah itu, pendapat fraksi-fraksi terhadap RUU usul inisiatif Komisi X DPR RI tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, dilanjutkan dengan Pengambilan Keputusan menjadi RUU usul DPR RI. 

Dilanjutkan dengan laporan BURT DPR RI tentang Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) DPR RI tahun 2022, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan, dan persetujuan fraksi-fraksi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu