Ekonomi

PTPP Kunjungan Kerja ke RSUD Banten, Progres Capai 68,04 persen

PT PP melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan gedung RSUD Banten


PTPP Kunjungan Kerja ke RSUD Banten, Progres Capai 68,04 persen
Dewan Komisaris PTPP saat Kunjungan Kerja ke RSUD Banten, Senin (1/11/2021) (Humas PTPP )

Dalam kunjungan tersebut, Andi Gani Nena Wea ditemani oleh Komisaris Independen Nur Rochmad, Komisaris Ernadhi Sudarmanto dan Loso Judiajanto. Selain itu turut hadir Direksi dan Manajemen PTPP, yaitu Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi Bidang Gedung, Andek Prabowo selaku SVP Divisi Operasi Gedung, dan Yuyus Juarsa selaku SVP Corporate Secretary PTPP. Selain dihadiri oleh jajaran Manajemen PTPP, kunjungan tersebut turut didampingi oleh Jajaran Polda Banten.

Sampai dengan akhir Oktober 2021, progress pembangunan RSUD Banten telah mencapai 68,04 persen dimana lebih cepat dari target yang direncanakan sebesar 47,20 persen (deviasi +20,87 persen). Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp241 miliar ini dilaksanakan selama 224 (dua ratus dua puluh empat) hari kalender dan akan diselesaikan sesuai dengan yang ditargetkan.

Adapun lingkup pekerjaan proyek ini terdiri dari: pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, pekerjaan interior, dan pekerjaan mekanikal elektikal & plumbing. Pembangunan RSUD Banten menerapkan inovasi, yaitu pembuatan bekisting pilecap precast yang menggunakan Wiremesh M5, Readymix FC30, dan meiliki ketebalan 7 cm.

baca juga:

“Kami sangat mengapresiasi bahwa proyek pembangunan RSUD Banten yang dikerjakan oleh PTPP ini memiliki progress yang berjalan dengan baik terutama di masa Pandemi Covid-19 ini dimana progress proyek tersebut telah terealisasi sangat cepat dari yang direncanakan. Kami mengharapkan proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditargetkan dengan kualitas terbaik. Tidak lupa agar tim proyek terus terus menjaga kualitas, tetap disiplin, dan meningkatkan performance QHSE di dalam setiap kegiatan sehingga menjadi zero accident”, papar Andi Gani.

Disamping itu, PTPP sebagai perusahaan yang memiliki komiten terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsobility (CSR) untuk pembangunan berkelanjutan harus memberikan manfaat terhadap ekonomi, sosial, lingkungan, hukum serta tata kelola perusahaan yang lebih terintegrasi.

Oleh karena itu, kegiatan CSR harus menjadi perhatian bagi Tim Proyek terutama terhadap masyarakat sekitar pembangunan proyek. CSR yang berjalan dengan baik dan berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi Tim Proyek dan PTPP untuk jangka panjang. Dimana nantinya saat proyek tersebut telah diselesaikan pembangunannya, manfaat dan dampak positif dari CSR masih dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.[]