News

PT. Pos Indonesia Optimis Maksimalkan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Tahun 2021

Faizal menjelaskan, pendistribusian BST tahap 1, PT. Pos telah menjangkau 95 persen dari total 9,5 juta penerima.


PT. Pos Indonesia Optimis Maksimalkan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai di Tahun 2021
Warga saat menerima Bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk kartu tabungan dan kartu ATM Bank DKI yang didistribusikan diruang sekolah di kawasan Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis (21/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos RI) masih tetap menjalankan program bantuan sosial di tengah pandemi di awal tahun 2021 ini. Bantuan Sosial Tunai (BST) ini akan menyasar 10 juta masyarakat tidak mampu di 33 Provinsi di Indonesia. 

PT. Pos Indonesia (Persero) selaku mitra Kemensos yang menangani jalur distribusi, memanfaatkan lebih dari 4.500 cabang kantor pos di seluruh Indonesia, sebagai titik pengambilan Bantuan Sosial Tunai tersebut. 

PT. Pos Indonesia (Persero) juga telah menjalin koordinasi dengan pemerintah Daerah, RT, RW dan juga komunitas bekerjasama menyalurkan Bantuan Sosial Tunai ini. Petugas pos akan mendatangi langsung dan mengantar BST kepada Keluarga penerima manfaat. 

"Kami mencatat, sudah berhasil menyalurkan Bantuan Sosial Tunai ini ke 483 kota, 514 Kabupaten, 7094 Kecamatan, dan 83.447 desa," papar Direktur Utama PT. Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi dalam keterangam tertulis, Senin (15/2/2021). 

“Alhamdulilah dengan jumlah yang masif tersebut kita menyalurkan bantuan sosial tunai tahap 1 tahun 2021, tercapai 95 persen dengan total nilai 2,7 Triliun Rupiah," sambungnya. 

Lebih lanjut, Faizal menjelaskan, pendistribusian BST tahap 1, PT. Pos telah menjangkau 95 persen dari total 9,5 juta  penerima manfaat di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang terkenal sulit untuk disentuh akibat keterbatasan sarana transportasi dan cuaca untuk menuju ke sana. 

"PT. Pos Indonesia (Persero) optimistis penyaluran BST tahap lanjutan ini dapat berjalan dengan baik dan tuntas sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah, dengan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, memperbanyak titik layanan, memperpanjang jam layanan, serta memperluas kerja sama komunitas di daerah," ujarnya. 

Berdasarkan informasi, bantuan sosial tunai tersebut akan dilaksanakan selama empat bulan dari januari hingga april 2021 dengan nilai sebesar 300 ribu rupiah per Kepala keluarga.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co