Olahraga

PT LIB Sebut Prokes Liga 1 akan Lebih Ketat dari Turnamen Piala Menpora 2021

Pelaksanaan Liga 1 diharapkan bisa menjadi acuan untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional di Papua.


PT LIB Sebut Prokes Liga 1 akan Lebih Ketat dari Turnamen Piala Menpora 2021
Direktur PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita, berkomitmen membayar fee pertandingan Piala Menpora 2021 terhadap seluruh klub peserta. (PT LIB)

AKURAT.CO, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita memastikan bahwa penerapan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19) untuk Liga 1 Indonesia akan lebih ketat daripada turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

“Ada Detail-detail yang ditambahkan dalam protokol kesehatan (prokes) tersebut yang menuntut kedisiplinan semua pihak, termasuk pemain dan kami sendiri,” kata Akhmad Hadian dikutip Antara.

“Itulah memang yang diharapkan oleh pemerintah yang juga ingin pelaksanaan liga bisa menjadi acuan untuk gelaran PON nanti.”

Selain itu, Akhmad Hadian juga mengatakan bahwa siapapun yang melanggar prokes tersebut akan mendapatkan sanksi, setidaknya adalah dilarang memasuki area pertandingan.

LIB juga sudah membentuk Satgas Covid-19 Liga 1 dan 2 yang diketuai oleh Direktur Operasional LIB, Sudjarno demi menekan penyebaran Covid-19 selama kompetisi Liga Indonesia berlangsung.

pada Selasa (3/8) kemarin, PSSI menyatakan bahwa Liga 1 Indonesia 2021-2022 akan kembali bergulir pada 20 Agustus 2021. Keputusan tersebut dibuat setelah PSSI dan PT LIB berkonsultasi dengan Menpora dan Polri.

Penurunan kasus positif Covid-19 di pulau Jawa dan Bali juga menjadi pertimbangan bergulirnya liga. Tapi, jadwal itu bisa saja berubah tergantung pada kesepakatan antara PSSI, PT LIB dan klu yang akan menggelar rapat virtual pada hari ini, Rabu (4/8).

Setelah memastikan bergulirnya Liga 1, PSSI dan PT LIB selanjutnya juga akan melangsungkan kompetisi Liga 2. Namun, waktu pelaksanaannya sendiri akan dipastikan setelah bergulirnya Liga 1.

Sebelumnya Liga 1 musim ini direncanakan bergulir pada 9 Juli 2021, tetapi harus ditunda lantaran meninginya kasus Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.[]