Olahraga

PSSI: Arema vs Persebaya Digelar Malam Hari Kesepakatan Bersama

PSSI: Arema vs Persebaya Digelar Malam Hari Kesepakatan Bersama
Suporter Arema FC memasuki lapangan setelah tim yang didukungnya kalah dari Persebaya dalam pertandingan sepak bola BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10). (ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, buka suara mengenai tetap dilangsungkannya pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada pukul 20.00 WIB. Padahal, pihak kepolisian sebelumnya diketahui sudah merekomendasikan untuk memainkannya pada sore hari.

Menurut Yunus, keputusan final waktu pelaksanaan pertandingan bertajuk Derbi Jawa Timur itu merupakan kesepakatan panitia penyelenggara (panpel). Dengan syarat, suporter tim tamu Bonek Mania tidak hadir.

“Kita ketahui bahwa kepolisian mengajukan permohonan untuk dilaksanakan di sore hari. Tetapi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan panpel dilakukan diskusi dan terjadi kesepahaman bersama bahwa dengan beberapa persyaratan salah satunya untuk tidak menghadirkan suporter lawan ke stadion,” kata Yunus dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (2/10).

baca juga:

“Dan itu yang menjadi rujukan dari pihak panpel dan LIB untuk berpikir positif bahwa sulit untuk akan ada kerusuhan ketika tidak ada rivalitas dan tidak ada suporter dari Persebaya yang datang ke Malang. Sehingga terjadi kesepahaman dan akhirnya juga dilaksanakan atas kesepahaman bersama.”

Namun, prediksi tersebut meleset. Hingga akhirnya terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timu, tepat setelah pertandingan Arema FC kontra Persebaya berakhir dengan skor 2-3 untuk tim tamu.

Suporter tuan rumah tak mampu menyembunyikan kekecewaannya dan turun ke lapangan. Pihak kepolisian kemudian bertindak dengan menembakkan gas air mata kepada suporter di tribun. Akibatnya, para penonton berdesakan sehingga menimbulkan korban jiwa yang hingga saat ini mencapai 174 orang.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan, aparat sudah melakukan antisipasi kerusuhan lewat koordinasi dengan panitia penyelenggara dan usul-usul teknis di lapangan. Namun, usulan tersebut tidak didengar oleh panitia pelaksana pertandingan Arema lawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

"Sebenarnya, sejak sebelum pertandingan pihak aparat sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan. Misal, pertandingan agar dilaksanakan sore (bukan malam), jumlah penonton agar disesuaikan dengan kapasitas stadion yakni 38.000 orang," kata Mahfud dalam akun Instagram-nya, Minggu (2/10/2022).

"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia pelaksana yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000.”[]