Olahraga

PSM Makassar Datangkan 5 Pemain Anyar Sekaligus

Dua diantaranya masih menjalani seleksi


PSM Makassar Datangkan 5 Pemain Anyar Sekaligus
Milomir Seslija (AKURAT.CO/Taufik Hidayat)

AKURAT.CO BRI Liga 1 musim 2021-2022 secara resmi sudah dibuka. Sejumlah tim kini mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.

Dalam bursa transfer kali ini, masih ada tim yang terus melakukan lobi terhadap pemain impiannya. Beberapa diantara mereka ada yang sudah mengikat kontrak para pemainnya. 

Salah satunya klub asal ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, PSM Makassar, kedatangan 5 punggawa anyar menjelang laga perdana BRI Liga 1 2021/2022 kontra Arema FC, Minggu (05/09/21).

Namun, 2 diantaranya masih dalam status seleksi bersama klub berjuluk Pasukan Ramang, yaitu Gitra Yuda Furton dan Achmad Bahtiar yang sama-sama berposisi bek tengah.

Nama pertama bahkan langsung dimainkan selama 45 menit ketika PSM Makassar menggelar uji coba pramusim BRI Liga 1 2021/22 melawan klub amatir Alesha FC, Jumat (27/08/21) lalu.

“Mereka masih kami seleksi dan diberi waktu hingga tiga hari ke depan untuk menunjukkan kualitasnya,” ungkap Seslija kepada, Selasa (31/08/21).

Kehadiran Gitra Yuda Furton dan Achmad Bahtiar membuat PSM Makassar kini memiliki 35 pemain yang dipersiapkan oleh pelatih Milomir Seslija untuk mengarungi Liga 1 2021/22

3 Pemain Baru Segera Bergabung

Sementara itu, Milomir Seslija juga masih menunggu tiga pemain baru yang akan segera bergabung pada sisa waktu sebelum PSM Makassar memainkan laga perdana BRI Liga 1 2021/22.

“Saya tak tahu apakah mereka adalah pemain yang direkomendasikan ke manajemen atau bukan. Saya juga tak tahu apakah dipinjam dari klub lain karena manajemen yang melakukan negosiasi,” ujar Seslija.

Sayangnya, Milomir Seslija tak menyebut nama dari tiga rekrutan anyarnya dan masih bungkam soal isu Serif Hasic yang dikabarkan telah sepakat dengan manajemen PSM Makassar.

Sebagai informasi, gelaran kompetisi Liga 1 sebelumnya sudah sempat terhenti selama 17 bulan. Kompetisi kasta tertinggi sepakbola ini terhadang pandemi Covid-19 yang menyebabkannya harus terhenti.

Ada sejumlah pertimbangan kenapa kompetisi ini akhirnya bisa digelar kembali di tengah pandemi. Salah satunya, penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan secara ketat agar pertandingan sepak bola buka jadi ajang penularan penyakit.[] 

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com