News

PSI Tantang 7 Fraksi Penolak Interpelasi Sampaikan Suaranya di Paripurna

PSI menantang tujuh fraksi penolak interpelasi Formula E untuk menyampaikan penolakannya pada rapat paripurna, bukan di luar ruang rapat paripurna.


PSI Tantang 7 Fraksi Penolak Interpelasi Sampaikan Suaranya di Paripurna
Sidang Paripurna hari ulang tahun ke-493 DKI Jakarta berlangsung tertutup di gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin (22/6/2020). (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menantang tujuh fraksi penolak interpelasi Formula E untuk menyampaikan penolakannya pada rapat paripurna, bukan di luar ruang rapat paripurna. Pasalnya, agenda politik yang merupakan hak bertanya anggota DPRD DKI Jakarta itu telah menjadi agenda kerja DPRD DKI. 

Menolak paripurna interpelasi di luar ruang sidang pengambilan keputusan resmi disebut tak bisa menghapus agenda itu. 

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPW PSI DKI Michael Viktor Sianipar, di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Dia mengatakan, tanpa kehadiran tujuh fraksi penolak itu, interpelasi tetap saja menjadi agenda politik DPRD DKI. 

"Selama 7 fraksi itu tidak datang di paripurna, maka agenda interpelasi itu masih ada di DPRD. Dan agenda interpelasi ini harus digugurkan melalui voting. Kalau mereka tidak mau datang ke paripurna, berarti selama itu masih terus hidup agenda itu. Akan selalu hidup," katanya.

Karenanya, dia menantang tujuh fraksi itu untuk melakukan voting di rapat paripurna DPRD DKI sebagai upaya mengadang agenda interpelasi yang diusung fraksi PSI dan PDIP itu.

Dia meminta tujuh fraksi yang menolak hak bertanya pada gubernur DKI itu untuk berani menyampaikan penolakannya di ruang rapat paripurna. Kehadiran tujuh fraksi penolak interpelasi akan menentukan masa depan agenda politik itu. 

"Jadi kalau tujuh fraksi itu mau menolak, sampaikan di forum rapat. Tapi kalau mereka tujuh fraksi itu berani dengan tegas menolak interpelasi di forum rapat maka interpelasi ini harus terus di dorong. Karena masih hidup dia. Dia hanya bisa dimatikan kalau voting dan kalah voting," katanya. 

Tujuh fraksi penolak interpelasi Formula-E itu yakni Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat NasDem, PPP-PKB, dan PAN.