News

Duet Ganjar - Anies Hal yang Mustahil, Pengamat: Itu Bukan Pernyataan Rakyat Indonesia

Duet Ganjar - Anies Hal yang Mustahil, Pengamat: Itu Bukan Pernyataan Rakyat Indonesia
Pengamat politik Ujang Komarudin saat berbincang bersama awak redaksi AKURAT.CO di kawasan Patal Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2018). (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menyoroti wacana duet antara Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan untuk bersatu di 2024 nanti sebagai hal yang mustahil. 

Rupanya wacana duet Ganjar-Anies merupakan hal yang mustahil tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. 

Grace menyebut sosok Ganjar dikenal sebagai sosok nasional sementara Anies dinilai menggunakan isu agama untuk memperoleh kekuasaan. 

baca juga:

"Itu kan pernyataannya PSI. Bukan pernyataannya rakyat Indonesia. Mustahil itu karena memang mereka ciptakan, dimana Ganjar dianggap didukung Istana, dan Anies dianggap musuh kelompok Istana, jadi seolah-olah berlawanan," kata Ujang ketika dihubungi oleh AKURAT. CO, pada Selasa (7/6/2022). 

Namun, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) ini, menyebut peluang duet antara Anies dan Ganjar merupakan hal yang bagus untuk menghilangkan perpecahan di tengah publik. 

"Itu kan politik yang diciptakan oleh kelompok mereka. Seolah-olah mereka paling nasional dan seolah-olah Anies dianggap didukung kelompok kanan. Saya melihatnya jika disatukan justru bagus, bisa menghilangkan polarisasi di tengah-tengah masyarakat," ujar Ujang. 

Ujang menyebut keinginan tersebut akan sulit diterima oleh PSI. Di satu sisi mereka mendukung Ganjar, namun di sisi yang lain mereka sering bertentangan dengan Anies. 

"Memang sulit. Karena kelompok istana termasuk PSI ingin dukung Ganjar. Dan disaat yang sama mereka menghadang Anies gak tak bisa nyapres. Itu memang keinginan mereka," pungkasnya. []