News

PSI Gulirkan Interpelasi ke Anies, Gerindra: Angan-angan yang Mustahil Terwujud

PSI Gulirkan Interpelasi ke Anies, Gerindra: Angan-angan yang Mustahil Terwujud
Petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Politisi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif  menilai usulan Fraksi PSI mengenai interpelasi meminta jabatan Gubernur Anies Baswedan atas banjir Jakarta yang terjadi baru-baru ini sukar diwujudkan.

Sekretaris komisi D DPRD DKI Jakarta ini menilai interpelasi yang digulirkan PSI hanya sebatas hayalan yang tak mungkin menjadi kenyataan.

"Interpelasi PSI itu hanya angan-angan yang mustahil terwujud," kata Syarif ketika dikonfirmasi, Jumat (26/2/2021).

baca juga:

Syarif menegaskan, fraksi Gerindra tidak akan menggunakan hak interpelasi mereka sebagaimana permintaan PSI. Dia juga yakin jika fraksi lain yang menghuni parlemen DKI menolak usulan itu. Sebab PSI disebut belum mengerti mengenai penggunaan hak interpelasi.

"Bagaimana mau setuju, harus pahami dulu apa itu interpelasi. PSI tidak paham interpelasi, karena tidak paham latar dan substansi  yang mau di interpelasi, maka jadi angan angan politik semata," tegasnya.

Tidak hanya itu, Syarif menyebut, PSI juga tak paham  akar masalah banjir di Jakarta. Seharusnya, lanjut Syarif partai itu terlebisahulu mempelajari persoalan banjir Jakarta sebelum mengusulkan interpelasi.

"Banjir itu ada banyak sebab, apa mau diinterpelasi juga kebijakan pemerintah Bogor, Depok dan juga Presiden/Menteri PUPR?," tuturnya.

Mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat direalisasikan paling sedikit diusulkan oleh 15 anggota DPRD. Artinya jika usulan ini tak disetujui fraksi lain, maka interpelasi dari PSI tak akan terwujud.

"Disinilah PSI tidak cerdas latarnya, apalagi regulasinya harus didukung fraksi lain. Jadi mustahil," tandasnya.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu