Olahraga

PSG Melarang Mbappe, Messi, Neymar dkk Minum Cola dan Es Teh

Kebijakan ketat mulai diterapkan demi prestasi Eropa


PSG Melarang Mbappe, Messi, Neymar dkk Minum Cola dan Es Teh
Lionel Messi, Kylian Mbappe, Neymar dilarang meminum Cola dan es teh lagi di PSG (The Sun )

AKURAT.CO,Paris Saint-Germain (PSG) mulai menerapkan kebijakan khusus untuk meningkatkan performa pemain. Klub akan melarang pemainnya meminum Coca Cola dan es teh.

Hal tersebut merupakan kebijakan tegas dari penasihat baru klub, Luis Campos. Seusai ditunjuk, Campos menitikberatkan soal diet ke skuad PSG. Ia pun menempatkan seorang ahli nutrisi dalam tubuh tim.

Dilansir dari The Mail, salah satu aturan diet yang akan diterapkan kepada tim adalah mereka dilarang meminum minuman ringan atau es teh selama waktu makan.

baca juga:

Meski PSG menjalin kerja sama dengan Coca Cola sampai 2024, kebijakan tersebut harus diambil karena faktor performa.

PSG tak punya ahli nutrisi sebelumnya 

Diet minuman ringan hingga es teh ini diperlukan untuk mendorong performa pemain, terutama ketika menghadapi kompetisi antar-klub Eropa.

Dan, ironisnya, PSG sebelumnya tak memiliki ahli nutrisi yang mau mengatur soal asupan para pemain.

Seiring aturan ini, para bintang seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar kini tak bisa lagi menikmati minuman yang menggugah selera tersebut.

Selain kebijakan di atas, manajer baru klub Christophe Galtier juga menerapkan aturan para pemain harus makan bersama saat sarapan dan makan siang.

PSG kesulitan di kompetisi Eropa

Akankah kebijakan ini akan memberikan efek positif terhadap prestasi klub, khususnya di Eropa? Yang jelas, PSG sejauh ini selalu kesulitan ketika berkiprah di ajang Liga Champions.

Silih berganti pelatih top didatangkan, mulai Carlo Ancelotti, Unai Emery, Thomas Tuchel, hingga Mauricio Pochettino, semuanya gagal mencapai prestasi tinggi di Eropa.

Hal tersebut berbanding terbalik dengan pencapaian di liga. Dalam kurun satu dekade terakhir PSG begitu mendominasi Ligue 1, meraih delapan trofi Ligue 1 dari kemungkinan 10.

Musim ini, pasukan Galtier pun mengawali musim kompetisi dengan sempurna dalam upayanya kembali merajai Ligue 1. 

Pada dua laga awal PSG mengandaskan Clermont Foot 5-0 dan Montpellier 5-2.[]