Ekonomi

PSBB Ketat Tak Surutkan Keinginan Penumpang untuk Tetap Bepergian


PSBB Ketat Tak Surutkan Keinginan Penumpang untuk Tetap Bepergian
Sejumlah penumpang tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Otoritas Bandara (Otban) Wilayah 1 Kementerian Perhubungan Bandara Soekarno-Hatta menegaskan, mulai Sabtu (24/4/2020) besok, kawasan bandara harus sepi dari aktivitas penumpang. Sementara pada Jumat (24/4/2020) ini, masih ada maskapai yang menerbangkan pesawat berisi penumpang dari Bandara Soetta. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, PT Angkasa Pura II (Persero) memperkirakan PSBB DKI Jakarta mulai hari ini tidak akan berdampak signifikan terhadap jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Namun demikian, guna mengetahui lebih lanjut respons penumpang pesawat terhadap penerapan PSBB ini maka PT Angkasa Pura II menggelar survei pada Jumat, 11 September 2020, mulai pukul 10.00-19.00 WIB di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengharapkan survei yang digelar memberikan gambaran mengenai minat penumpang pesawat untuk bepergian dari Bandara Soekarno-Hatta ketika PSBB kembali diterapkan di Jakarta.

Survei digelar menggunakan metode dipstick survey dengan pertanyaan terbuka untuk mendapatkan informasi secara cepat mengenai isu tertentu dari responden. Adapun responden adalah 111 penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

"Dari survei yang dilakukan, PT Angkasa Pura II dan stakeholder dapat mengambil langkah yang diperlukan agar operasional bandara serta penerbangan berjalan lancar dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan," ujar Awaluddin dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2020).

Berikut hasil survei yang digelar setelah Pemprov DKI Jakarta mengumumkan penerapan PSBB mulai 14 September 2020:

Pertama, mayoritas responden yakni sebanyak 88 persen telah terinformasi bahwa PSBB akan kembali diterapkan di Jakarta. Sementara itu, masih ada responden yang tidak mengetahui (5 persen) dan juga tidak mengikuti perkembangan (7 persen).

"Cukup banyak responden yang sudah mengetahui penerapan PSBB ini, dalam artian mungkin mereka sudah memiliki berbagai persiapan termasuk terkait dengan perjalanan menggunakan pesawat," sambung Awaluddin.

Kemudian sebagian besar responden yaitu hingga 75 persen mengaku tidak akan membatalkan rencana perjalanan dengan pesawat dan tetap akan bepergian. Sementara itu, terdapat juga responden yang akan merencanakan ulang penerbangan (19 persen) dan membatalkan penerbangan (6 persen).