News

Protes Pecah! Putusan Roe v. Wade Dibatalkan, Wanita AS kini Dilarang Aborsi

Tercatat sejak negara bagian mulai memberlakukan larangan aborsi itu, sejumlah klinik bergegas berhenti menawarkan prosedur tersebut.


Protes Pecah! Putusan Roe v. Wade Dibatalkan, Wanita AS kini Dilarang Aborsi
Dalam foto yang diambil pada hari Jumat (24/6), para demonstran yang mendukung hak aborsi berkumpul di luar Mahkamah Agung AS ( Ting Shen/Bloomberg)

AKURAT.CO  Protes terus pecah di Amerika Serikat (AS), dengan para pengunjuk rasa tetap menyuarakan kemarahan menyusul keputusan Mahkamah Agung yang melucuti hukum 50 tahun atas hak konstitusional perempuan untuk aborsi.

Diketahui, pada Jumat (24/6), pengadilan negara itu membatalkan Roe v. Wade, keputusan penting pada tahun 1973, yang menetapkan hak federal untuk mengakhiri kehamilan. Dalam keputusan yang dibuat oleh Hakim Samuel Alito, para hakim agung juga menegakkan hukum negara bagian di Mississipi yang melarang aborsi setelah 15 minggu.

Keputusan seismik itu tak ayal membuka kemungkinan untuk larangan aborsi di setiap negara bagian AS. Puluhan juta wanita di seluruh AS pun diperkirakan akan kehilangan hak mereka untuk aborsi karena sebagian besar negara bagian selatan dan barat tengah memberlakukan larangan tersebut.

baca juga:

Hanya beberapa jam setelah putusan itu pula, negara bagian Missouri di barat tengah melarang aborsi. Aturan ini bahkan tidak mengenal pengecualian, termasuk pemerkosaan atau inses.

South Dakota juga mengikuti putusan tersebut, dengan Gubernur Republik Kristi Noem merilis pernyataan, menyebut aborsi telah menjadi ilegal di negara bagiannya.

Menyusul itu, pada Sabtu, 13 negara bagian mengumumkan undang-undang yang melarang aborsi sehubungan dengan keputusan pembatalan Roe v. Wade. Negara-negara bagian itu adalah Arkansas, Idaho, Kentucky, Louisiana, Mississippi, Missouri, North Dakota, Oklahoma, South Dakota, Texas, Tennessee, Utah, dan Wyoming.

Tercatat sejak negara bagian mulai memberlakukan larangan aborsi itu, sejumlah klinik bergegas berhenti menawarkan prosedur tersebut.

Sementara kritikan atas pembatalan Roe v. Wade terus mewarnai jagad maya, dan setidaknya hingga Sabtu (25/6) waktu setempat, sejumlah besar warga masih turun ke jalan di kota-kota besar. Di antaranya termasuk New York, Los Angeles, dan Atlanta.

Bahkan di New York City, banyak demonstran ikut berkumpul di Washington Square Park untuk memprotes, meskipun undang-undang negara bagian New York akan tetap berlaku untuk melindungi hak aborsi.