News

Protes Kematian Mahsa Amini Pecah, Para Pendemo Lepas Jilbab,  Iran Batasi WhatsApp hingga Instagram 

 Pemerintah Iran telah membatasi akses ke jaringan media sosial Instagram dan WhatsApp

Protes Kematian Mahsa Amini Pecah, Para Pendemo Lepas Jilbab,  Iran Batasi WhatsApp hingga Instagram 
Iran telah memblokir akses ke Instagram dan WhatsApp di tengah protes yang meletus yang dimulai dimulai minggu lalu setelah kematian Mahsa Amini (Mohamed Azakir / Reuters)

AKURAT.CO  Pemerintah Iran telah membatasi akses ke jaringan media sosial Instagram dan WhatsApp.

Warga dan pengawas internet NetBlocks mengungkap hal tersebut, di tengah protes yang makin berkembang atas kematian Mahsa Amini.

Pemadaman internet yang signifikan juga telah dilaporkan di seluruh negeri, dengan salah satu operator telepon seluler terbesar terganggu, membuat jutaan orang Iran terputus secara daring.

baca juga:

Amini, gadis Iran berusia 22 tahun, yang ditangkap oleh polisi moral, tewas pekan lalu. Ia meninggal pada Jumat (16/9), di sebuah rumah sakit di Teheran. Polisi Teheran mengatakan Amini, yang tinggal di Saghez, Kurdistan, ditangkap untuk tujuan 'pembenaran dan pendidikan' tentang jilbab.

Ia ditahan atas apa yang dianggap polisi moral Iran sebagai pakaian tidak sopan, melanggar aturan wajib berpakaian sopan di Iran, yang diberlakukan tak lama setelah Revolusi Islam tahun 1979.

Pihak berwenang memberi tahu keluarganya bahwa gadis itu mengalami stroke dan serangan jantung saat dia berada di pusat bimbingan. Namun, keluarganya menolak klaim tersebut. Mereka mengatakan bahwa Amini tidak memiliki riwayat kondisi jantung, maupun epilepsi atau diabetes. Saksi mata juga mengatakan mereka melihat polisi memukulinya di dalam sebuah van, menurut BBC News. Sebagaimana diwartakan Al Jazeera, kematian Amini telah memicu gelombang kemarahan atas isu-isu seperti kebebasan di Republik Islam, yang ekonominya tengah terhuyung-huyung akibat sanksi.

Setidaknya enam pengunjuk rasa kini telah tewas, menurut media dan pejabat Iran, serta seorang perwira polisi dan anggota milisi pro-pemerintah. Namun, kelompok aktivis mengatakan jumlah korban tewas lebih tinggi.

Protes Kematian Mahsa Amini Kian Pecah, Para Pendemo Lepas Jilbab,  Iran Batasi WhatsApp hingga Instagram  - Foto 1
 Protes pecah setelah kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun yang meninggal setelah ditangkap oleh polisi moral Republik Islam Iran-West Asia News Agency via Reuters  

Pasca Amini meninggal, warga terus menggelar unjuk rasa. Pada tanggal 18 September, pada hari pemakaman Amini, demonstrasi meletus di Iran, dengan para wanita melepas jilbab mereka dan melambaikannya ke udara. Mereka memprotes aturan mengenakan jilbab yang menyebabkan Amini ditangkap.

Dilaporkan Insider bahwa wanita Muslim dan Iran yang berbasis di seluruh dunia kini bergabung dalam protes, melakukan aksi melepas kerudung hingga memotong rambut.