Lifestyle

Prosedur Jampersal Buat Calon Ibu Miskin Hingga Melahirkan Tanpa Ayah

Prosedur Jampersal Buat Calon Ibu Miskin Hingga Melahirkan Tanpa Ayah
Ilustrasi setelah melahirkan (INDEPENDENT.CO.UK)

AKURAT.CO Plt. Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Ni Made Diah mengatakan prosedur pelayanan peserta Jaminan Persalinan Jampersal dari Kementerian Kesehatan, diawali dengan penetapan data peserta Jampersal yang diinput Dinas Kesehatan melalui sistem informasi aplikasi e-kohort. 

Data peserta akan divalidasi oleh Kemenkes dan BPJS melalui interkoneksi sistem informasi.

Dikatakan Diah, prosedur pelayanan peserta Jampersal diawali dengan penetapan data peserta Jampersal yang diinput Dinas Kesehatan melalui sistem informasi aplikasi e-kohort. Data peserta akan divalidasi oleh Kemenkes dan BPJS melalui interkoneksi sistem informasi.

baca juga:

“Peserta yang memenuhi syarat akan dilakukan konfirmasi sebagai validasi peserta Jampersal. Peserta Jampersal dapat dilayani di seluruh FKTP maupun FKRTL yang sudah bekerja sama dengan BPJS,” ungkap dr. Diah

Diah menjelaskan, persyaratan untuk manjadi peserta Jampersal antara lain WNI dibuktikan dari NIK atau surat keterangan bahwa calon peserta adalah WNI, belum terdaftar di JKN dan memiliki surat tidak mampu.

"Jadi tidak perlu ada bukti hubungan pernikahan. Warga kurang mampu atau ibu yang melahirkan tanpa ayah kandung bisa mendapatkan Jampersal ini," katanya.

Klaim pelayanan melahirkan yang diberikan, pada kelahiran antara bulan Juli sampai November diterima sampai tanggal 15 Desember 2022. 

Klaim pelayanan kelahiran bulan Desember,  ditunggu sampai dengan 60 hari untuk dibayarkan pada tahun anggaran 2023 untuk dibayarkan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Klaim pelayanan Jampersal diajukan untuk Ibu paling lama 42 hari pasca persalinan atau Bayi paling lama 28 hari setelah persalinan.