Ekonomi

Prosedur Baru Kedatangan Internasional Bandara Soetta Dinilai Solutif

Prosedur baru ini dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri


Prosedur Baru Kedatangan Internasional Bandara Soetta Dinilai Solutif
Ilustrasi interior Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soekarnohatta-airport)

AKURAT.CO Prosedur baru kedatangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta yang dilakukan oleh Satgas Udara Penanganan COVID-19 bersama PT Angkasa Pura II (Persero) dan stakeholder dinilai solutif untuk mencegah penyebaran COVID-19 dari luar negeri.

Direktur Operasi dan Layanan AP II Muhamad Wasid menuturkan prosedur baru ini dapat dijalankan dengan baik oleh seluruh penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri.

“Sejak diterapkan pada 30 April 2021, prosedur dapat dijalankan dengan baik untuk memastikan persyaratan-persyaratan kedatangan internasional dipenuhi oleh WNI dan WNA yang tiba dari luar negeri. Kami berterima kasih kepada penumpang pesawat yang telah dengan baik menjalani prosedur kedatangan internasional,” ujar Muhamad Wasid dilansir dari Antara, Minggu (2/5/2021).

Prosedur baru itu diharapkan juga dapat mendukung kelancaran proses karantina bagi penumpang pesawat di lokasi yang telah ditentukan, baik itu di Wisma Atlet Pademangan, atau di hotel-hotel.

Sementara itu Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo menuturkan prosedur baru ini merupakan suatu langkah yang solutif untuk memastikan persyaratan kedatangan internasional dapat dipenuhi oleh penumpang pesawat dari luar negeri.

Prosedur baru itu juga diharapkan dapat diimplementasikan di bandara-bandara lain yang menerima kedatangan penumpang pesawat dari luar negeri.

“Saya minta semua bandara lain yang menerima kedatangan PMI (Pekerja Migran Indonesia) dan WNA meniru Bandara Soekarno-Hatta (terkait prosedur kedatangan penumpang internasional),” ujar Doni Monardo.

Executive GM Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengatakan AP II siap mendukung fasilitas untuk menjalankan prosedur ini.

“Fasilitas lokasi dan sebagainya kami siapkan di gedung terminal bagi petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan untuk memvalidasi dokumen kesehatan penumpang, lalu fasilitas pendataan penumpang oleh Polresta Bandara, serta fasilitas-fasiltas lainnya," kata Agus Haryadi.