Ekonomi

Progress Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 Capai 58,55 Persen

bersama dengan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2


Progress Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 Capai 58,55 Persen
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) Andi Gani Newa melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (26/11/2021). (Humas PTPP )

AKURAT.CO, Andi Gani Newa selaku Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT PP (Persero) Tbk (PTPP) bersama dengan Ganjar Pranowo selaku Gubernur Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (26/11/2021).

Dalam keterangan Badan Penyelenggara Jalan Tol (BPJT) menyebutkan Jalan tol dengan panjang 26,7 km ini terbagi menjadi 2 seksi, yakni Seksi 1 (Semarang/Kaligawe-Sayung) sepanjang 10,39 kilometer porsi Pemerintah dan Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 kilometer porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak (PPSD).

PPSD merupakan salah satu anak usaha PTPP yang bergerak di bidang pengembangan dan pengelolaan jalan tol. Selain sebagai investor, PTPP juga berperan selaku kontraktor dalam pembangunan jalan tol tersebut.

Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) memiliki panjang lintasan 16,31 kilometer dimana dimulai dari Sayung STA 10+394 sampai dengan STA 26+704.

Andi Gani mengatakan, sampai dengan pekan kedua November 2021, progres pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai 58,55 persen dimana lebih cepat dari yang direncanakan.

Adapun lingkup pekerjaannya, antara lain pekerjaan Slob on Pile sepanjang 9,492 kilometer, pekerjaan timbunan sepanjang 6,144 km, dan pekerjaan struktur jembatan sepanjang 0,679 km. Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. Pembangunan proyek jalan tol ini sangat menerapkan performance QHSE dimana sampai saat ini nihil kecelakaan proyek (zero fatality).

"Kami sangat mengapresiasi pekerjaan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini dimana progres pekerjaan dapat terealisasi dengan baik terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Kami mengharapkan proyek strategis tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang ditargetkan tentunya dengan kualitas terbaik," jelas Andi Gani dalam keterangan resminya, Jumat (26/11/2021).

"Selain itu, kami menegaskan agar tim proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Paket 2 ini terus meningkatkan kualitas pekerjaan, tetap disiplin, dan menjaga performance QHSE di lingkungan kerja maupun lingkungan proyek. Tidak lupa sebagai salah satu perusahaan BUMN agar terus meningkatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan terutama kepada masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Adapun kehadiran Jalan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul laut Kota Semarang tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan Pusat Ekonomi baru di Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, dengan kehadiran jalan tol tersebut diharapkan dapat membuka akses baru dan semakin mempermudah akses yang sudah ada sebelumnya.