Ekonomi

Progres Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Capai 80 Persen


Progres Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Capai 80 Persen
Gerbong Kereta api ringan atau light rail transit (LRT) melintas di jalur pada saat uji coba operasi terbatas di Stasiun Velodrome Rawamangun di Jakarta, Rabu (12/9/2018). PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melakukan proses uji coba moda transportasi LRT Jakarta secara terbatas yang membentang dari Stasiun Velodrome Rawamangun hingga Stasiun Boulevard Utara Kelapa Gading sepanjang 5,8 km dan berlangsung hingga hingga 20 September 2018. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan pembebasan lahan untuk proyek kereta api cepat di Karawang terus dilakukan dengan luas lahan mencapai 300 hektare.

" Pembebasan lahannya terus dilakukan oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia China," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang Eka Sanatha di Karawang, seperti dikutip dari Antara, Kamis(4/10).

Sesuai dengan laporan yang diterima, dari total 300 hektare lahan yang harus dibebaskan oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC), progres pembebasan lahannya sudah mencapai 80 persen.

Rencananya, rute kereta api cepat Jakarta- Bandung itu akan melintasi wilayah Karawang sepanjang 12 kilometer.

Areal seluas 300 hektare yang dibutuhkan untuk proyek tersebut di Karawang tidak hanya untuk jalur kereta cepatnya. Tetapi juga untukkebutuhan Transit oriented development (TOD).

Eka menegaskan, proses pembebasan lahan untuk proyek kereta api cepat di wilayah Karawang tidak melibatkan pemkab. Itu dilakukan langsung oleh PT KCIC dan pemilik lahan.

"Pelibatan Pemkab Karawang hanya sebatas perizinan," kata dia.[]

Sumber: Antara