Ekonomi

Program PKT Jalan dan Jembatan Pantura Libatkan Warga Setempat

Program PKT Jalan dan Jembatan Pantura Libatkan Warga Setempat
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) di Pantai Utara (Pantura) Jawa, Ruas Batas Kota Batang-Batas Kabupaten Kendal, tepatnya di KM 73+800 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Ditjen Bina Marga. (Dok. Istimewa/PUPR)

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) di Pantai Utara (Pantura) Jawa di Ruas Batas Kota Batang-Batas Kabupaten Kendal. Tepatnya di KM 73+800 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Ditjen Bina Marga.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki berpesan program PKT terus dilaksanakan agar mendukung peningkatan daya beli masyarakat. Program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Diharapkan manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi Covid-19. 

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Menteri Basuki lewat keterangan resminya di Jakarta, Senin (29/3/2021).

baca juga:

Kegiatan PKT tersebut meliputi preservasi Jalan Pemalang-Pekalongan-Batang-Plelen dan drainase di ruas Pemalang-Pekalongan-Batang-Plelen dengan anggaran sebesar Rp11,78 miliar dan menyerap 256 tenaga kerja. BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta sendiri menyalurkan program PKT di 49 lokasi dengan anggaran Rp29,7 miliar untuk menyerap 4.620 tenaga kerja.

Secara nasional pelaksanaan PKT bidang jalan dan jembatan pada Tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp6,84 triliun dari total anggaran PKT sebesar Rp23,24 triliun, dengan target menyerap 273.603 tenaga kerja. Tercatat hingga 26 Maret 2021 dana PKT untuk peningkatan kualitas jalan dan jembatan terserap Rp594,5 miliar (8,68%) dengan jumlah tenaga kerja terlibat sebanyak 116.441 orang.

Kegiatan PKT disalurkan oleh BBPJN/BPJN Kementerian PUPR yang tersebar di 33 provinsi diantara meliputi preservasi jalan dan jembatan, revitalisasi drainase, OP jalan tol serta PKT Tambahan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dengan mengubah kegiatan kontraktual menjadi padat karya. []

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu