Tech

Program 'Makin Cakap Digital' Beri Tips Kreatif Gunakan Smartphone

Program 'Makin Cakap Digital' Beri Tips Kreatif Gunakan Smartphone
Ilustrasi - Phone photography. (pixabay.com/pexels)

AKURAT.CO, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi menyelenggarakan webinar Makin Cakap Digital 2022 dengan tema ‘Menjadi Pengkarya Digital Kreatif menggunakan Smartphone’ di Solo, Jawa Tengah, secara virtual. 

Dalam webinar juga disampaikan tentang data survei dari We are Social Hootsuite per-Februari 2022.

Hasil survey menyebutkan bahwa di Indonesia, terdapat 204,7 juta pengguna internet yang setara dengan 73,7% dari populasi penduduk Indonesia. 

baca juga:

Angka tersebut terlihat meningkat dibanding tahun sebelumnya (2,1 juta atau naik 1%). Tapi, perlu di garis bawahi bahwa masih ada potensi yang masih cukup besar agar seluruh penduduk Indonesia dapat menggunakan internet sepenuhnya.

Kemudian berdasarkan Indeks Literasi Digital Indonesia 2021, tertulis bahwa Indonesia masih berada dalam kategori “sedang” dengan angka 3,49 (dari skala 1-5).

Program Makin Cakap Digital Beri Tips Kreatif Gunakan Smartphone - Foto 1
Webinar Indonesia Makin Cakap Digital

Informasi pada penelitian ini tercermin bahwa perilaku penggunaan internet banyak dilakukan untuk berkomunikasi melalui pesan singkat, menggunakan media sosial, serta mencari informasi. 

Tapi, media sosial itu juga dianggap yang paling sering ditemui menyajikan berita bohong atau hoaks.

Oleh karena itu, Kemenkominfo mengadakan kegiatan dengan tema tersebut agar masyarakat lebih cakap dalam memanfaatkan media sosial dan bagaimana cara mengatur serta membuat konten sebagai media pembelajaran.

“Diperlukan kolaborasi yang baik agar literasi masyarakat yang tertinggal dapat diproses di percepatan transformasi digital ini,” ujar Dirjen Aptika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan belum lama ini.

Pada intinya, pemerintah juga mengingatkan bahwa peran masyarakat dalam era transformasi digital perlu untuk terus dikembangkan.

Sehingga banyak menghasilkan ide kreatif dan inovatif yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kata Dewi Rieka, selaku narasumber pemerhati sosial media menilai metode pembelajaran merupakan elemen penting dalam proses belajar mengajar dengan cara penyampaian yang menarik dari guru kepada siswa agar lebih semangat belajar. 

"Media sosial sebagai sarana pembuatan konten edukasi tidak memerlukan peralatan mahal, melainkan handphone saja sudah dapat digunakan. Terdapat media yang lengkap dengan fitur-fiturnya sangat cocok untuk memberikan edukasi kepada para siswa," jelas Dewi Rieka.

Artinya adalah, media seperti blog, Instagram, TikTok, Canva, dan aplikasi Pixabay dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi. Baik itu berupa konten foto dan video yang muatannya berisi konten berwawasan.

Mengenai kecakapan digital, nara sumber lainnya, Al Akbar Rahmadillah mengatakan bahwa Indonesia termasuk pengguna data internet terbesar di dunia. Maka dari itu, diperlukan digital skill yang mumpuni. 

"Melalui konten media yang penting untuk dibuat dengan baik, dijelaskan mengenai tata cara pembuatan konten infografis menggunakan smartphone melalui platform Canva," kata Al Akbar Rahmadillah.

"Pentingnya usaha mengelola kreativitas dengan langkah yang efektif yaitu melalui brainstorming ide, melakukan riset, menyiapkan alat dan bahan, selanjutnya lakukan tahap produksi dan review yang diakhiri dengan publikasi konten," tambah Al Akbar Rahmadillah.

Sekedar info, Program Indonesia Makin Cakap Digital dapat diakses melalui info.literasidigital,id serta akun media sosial Siberkreasi di Instagram, TikTok, Youtube & Facebook.[]