Tech

Program eFounders Fellowship Angkatan 6 Rampung, Luluskan 16 Pendiri Startup Indonesia


Program eFounders Fellowship Angkatan 6 Rampung, Luluskan 16 Pendiri Startup Indonesia
48 pendiri startup dari enam negara Asia, 16 diantaranya dari Indonesia, di kantor pusat Alibaba mengikuti program eFounders Fellowship yang digelar Alibaba Business School dan UNCTAD. (Alibaba Business School)

AKURAT.COSebanyak 48 pendiri startup dari enam negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia baru saja menyelesaikan program eFounders Fellowship angkatan ke-6.

Program ini digelar oleh Alibaba Business School dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) di kantor pusat Alibaba Group di Hangzhou, Tiongkok, tanggal 2-12 Juni 2019.

Indonesia sendiri menjadi negara dengan jumlah perwakilan terbanyak di angkatan ke-6 dengan 16 pendiri startup. Perwakilan Indonesia mayoritas berasal dari industri e-commerce dengan tujuh perwakilan, lalu tiga dari fintech, empat industri big data, serta logistik dan pariwisata masing-masing satu perwakilan.

“eFounders Fellowship bertujuan menginspirasi pengusaha muda dari negara-negara berkembang untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di negara mereka masing-masing," kata Brian Wong, Wakil Presiden Alibaba Group, dalam keterangan resminya, Kamis (13/6).

Ke-16 anak bangsa yang berhasil lulus dari program eFounders Fellowship angkatan ke-6 ini diantaranya adalah:

- Aditya Minarto (Ralali.com)
- Casper Sermsuksan (Kulina.id)
- Chrisanti Indiana (Sociolla.com)
- Frans Yuwono (Asiacommerce.id)
- Rico Satria Chandra (Plazakamera.com)
- Jeff Budiman (20Fit/The Fit Company)
- Johannes Ardianto (Lemonilo)
- Ananto Wibisono (Alterra)
- Suwandi Soh (Mekari)
- Vikra Ijas (Kitabisa.com)
- Andree Susanto (Waresix)
- Archie Carlson (Stickearn)
- Benz Budiman (Pomona)
- Irzan Raditya (Kata.ai)
- Winzendy Tedja (Yuna & Co)
- Ali Sadikin (Marlin Booking)

Mereka dan para peserta dari negara lainnya mengikuti pelatihan selama 12 hari. Menggunakan ekosistem Alibaba sebagai model studi untuk mendapatkan wawasan tentang faktor-faktor kesuksesan dan tantangan utama dari kisah pertumbuhan Alibaba Group.

Menurut Brian Wong, setelah lulus, program ini dilanjutkan dengan komitmen selama dua tahun bagi para eFounders fellows untuk menerapkan pembelajaran ini dengan menciptakan dampak positif bagi komunitas mereka.

"Transformasi digital yang didorong oleh perusahaan-perusahaan inovatif seperti Alibaba harus memberi manfaat bagi publik dari berbagai latar belakang, mulai dari UKM, kelompok berpenghasilan rendah, hingga orang-orang yang termarjinalisasi,” kata Vikra Ijas dari Kitabisa.com.

Kini, Alibaba Business School dan UNCTAD kembali membuka pendaftaran untuk kelas Asia eFounders Fellowship berikutnya yang akan diadakan di Hangzhou, pada 2-12 Desember 2019.

Periode pendaftaran akan berakhir pada tanggal 7 Oktober 2019. Program eFounders Fellowship terbuka untuk semua pendiri startup di Indonesia yang telah beroperasi setidaknya dua tahun. Prioritas akan diberikan untuk pendiri perempuan dan mereka yang berusia di bawah 35 tahun.