News

Profil Wakapolda Papua Brigjen Rudi Sudarto, Penerima Hoegeng Awards

Penganugerahan Hoegeng Awards 2022 digelar di The Tribrata Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).


Profil Wakapolda Papua Brigjen Rudi Sudarto, Penerima Hoegeng Awards
Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto menerima penghargaan sebagai polisi inovatif dalam acara Hoegeng Awards 2022. (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto menerima penghargaan sebagai polisi inovatif dalam acara Hoegeng Awards 2022.

Penganugerahan Hoegeng Awards 2022 digelar di The Tribrata Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).

Eko menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan kepercayaan kepadanya. Dia pun mengungkapkan apa yang dilakukannya di Papua secara singkat. 

baca juga:

“Esensi utama yang kami bangun adalah pendekatan lain di Papua. Pendekatan lain itu secara umum mungkin rekan-rekan tahu pendekatan di Papua itu agak unik, selama ini hanya perang, perang, kekerasan, dan kekerasan,” kata Eko usai meraih penghargaan tersebut.

Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si, merupakan polisi yang terkenal karena memberdayakan masyarakat Papua untuk mandiri. Dalam sehari-harinya, ia mencurahkan pikiran dan dedikasi yang tinggi pada masyarakat Papua agar warga tidak tertarik pada propaganda kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Pada 2018 , Eko pernah menjabat sebagai Kasatgas Binmas Noken Polri. Ia menjadi pelopor Binmas Noken Papua. Eko mengedepanan sosial-kemanusiaan, bukan senjata, pada saat berupaya menjaga perdamaian di Papua, khususya dalam gangguan KKB. Eko dalam tulisannya ‘Humanis Polisi di Tanah Papua dalam Binmas Noken Polri’, mengemukakan konsep ‘Soft approach to win heart and mind’ bagi masyarakat Papua, khususnya di Pegunungan Tengah.

Selain berjuang dengan mengedepankan konsep itu kala berhadapan dengan KKB, Eko juga membina SDM masyarakat dengan berbagai keahlian yang dia punya. Seperti, memberdayakan aspek sosial-ekonomi masyarakat Papua melalui pelatihan ternak, terutama ternak babi. Ternak yang dipelopori di berbagai lokasi dengan satu kandang isi 10 ekor babi hingga ada pula di Timika satu kandang besar isi 100 ekor.

Tak hanya ternak babi, Brigjen Eko juga memberi pelatihan ternak lebah madu Wamena. Semua itu inovasi itu dia jalankan dengan sepenuh hati untuk masyarakat Papua. 

Eko mengungkapkan Satgas Bimas Noken yang bekerja dengan mengedepankan unsur kemanusiaan berada dibawah naungan Satgas Nemangkawi sejak 2018, yang kini berganti nama dengan Satgas Cartenz.

Eko lantas menjelaskan kegiatan di dalam Bimas Noken. Salah satunya adalah di bidang pendidikan.

"Di dalam Bimas Noken itu ada 10 kegiatan, ada kita kasih nama jargon-jargon yang masyarakat mudah pahami seperti ada 'polisi pergi mengajar' itu lebih banyak pada pendidikan, semua aspek kita ingin polisi masuk di dalamnya. Karena susah sekali keberadaan aparat pemerintah untuk bisa tembus di wilayah-wilayah terisolasi dan wilayah-wilayah yang memang kelompok berkriminal masih ada. Nah, polisi dan TNI bersama-sama hadir di situ," katanya.[]