Ekonomi

Profesi Penilai Punya Peran Strategis Di Sektor Keuangan

Profesi Penilai Punya Peran Strategis Di Sektor Keuangan
Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Undang-Undang Penilai optimistis dapat memberikan nilai tambah terhadap perekonomian nasional di masa mendatang. 

Demikian disampaikan Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, dalam diksusi bertema "Dukung RUU Penilai" yang diselenggarakan oleh DPD Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), Rabu (7/12/2022).

"Memberikan penguatan kepada profesi penilai untuk melakukan pekerjaan melakukan profesinya diatur dengan posisi kedudukan, di mana undang-undang ini mempunyai posisi yang strategis," ujarnya.

baca juga:

Menurut Misbakhun, profesi penilai sangat strategis untuk banyak hal nilai-nilai ekonomi yang lebih besar dalam menggerakkan perekonomian secara keseluruhan.

"Saya menganggap bahwa kenapa kita perlu Undang-Undang Penilai. Karena profesi penilai adalah profesi yang sangat dibutuhkan oleh para pengambil keputusan di sektor keuangan," tuturnya.

Selain itu, profesi penilai berperan untuk mengelola pemanfaatan atau membekukan aset-aset yang dimiliki negara maupun pihak swasta. 

"Dan profesi penilai dapat berkontribusi besar, khususnya mengoptimalisasikan pengelola aset untuk kepentingan kemakmuran rakyat," kata Misbakhun.

Namun supaya terakomodasi oleh semua kepentingan, Misbakhun meminta dalam perumusan undang-undang tersebut pemerintah dapat mendengarkan saran dan masukan stakeholder terkait.

"Kepentingan negara mana yang harus dijaga dan dilindungi, sehingga nanti Undang-Undang Penilai ini ke depan bisa mencakup semua stakeholder, semua kepentingan. Agar level pengaturan di legislasi primer yaitu dalam bentuk undang-undang bisa menjadi terayomi semua, terakomodasi kepentingannya dan tidak lagi menggunakan aturan-aturan di tingkat kementerian," paparnya.