Rahmah

Prof Nasaruddin Umar Beberkan Cara Menjadi Idola di Langit

Prof Nasar mengingatkan kepada umat Muslim untuk lebih hati-hati menganggap orang yang tidak populer di bumi


Prof Nasaruddin Umar Beberkan Cara Menjadi Idola di Langit
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar (NU Online)

AKURAT.CO  Dunia semakin menunjukkan warna-warni. Bahkan dunia sangat glamor bagi orang yang terkecoh dengan kehidupan dan tentu tidak akan ingat dengan sang Pencipta Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 

Karena itu manusia perlu  mengembalikan wawasan bahwa hidup ini sebetulnya apa? Apa sih yang sesungguhnya kita cari dalam kehidupan ini?

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar memaparkan, jika manusia sudah mulai sadar terhadap hakikat dari sebuah kehidupan, maka orang tersebut akan mempersiapkan dirinya untuk kehidupan sesudah mati.

baca juga:

Meskipun saat ini menurut Prof Nasar, ada sebagian orang yang mengidolakan bumi seperti para artis-artis, orang-orang tersohor yang sangat terkenal di bumi. Tetapi ketika seseorang mulai merasakan sebuah kehidupan baru, akan ada sebuah kesadaran yang sangat tinggi, maka dirinya mulai bergeser mengidolakan langit.

"Idola kita dulu mungkin para artis yang glamor tetapi kita sudah mulai menggeser kepada orang-orang yang, memiliki kearifan, memiliki konsistensi dan memiliki sifat-sifat keluhuran," ujar Prof Nasar dalam sebuah video yang diunggah channel YouTube Nasaruddin Umar Official pada 22 Juni 2020.

Prof Nasar menganggap ketika seseorang mulai kagum terhadap orang-orang yang memiliki kearifan dan keluhuran. Maka itu pertanda dirinya sudah mulai berada pada tingkat tingkat kesadaran menengah.

"Maka kita semakin sadar bahwa selama ini telah terkecoh yang selama ini kamu idolakan adalah orang-orang yang memberikan kepuasan secara biologis tapi ternyata tidak menjanjikan apapun," tutur Prof Nasar.

"Akhirnya muncul sebuah kesadaran bahwa ternyata yang memberikan kebahagiaan puncak itu bukanlah yang selama ini orang-orang yang kami idolakan," lanjut Prof Nasar.

Dengan demikian, Prof Nasar mengingatkan kepada umat Muslim untuk lebih hati-hati menganggap orang yang tidak populer di bumi. Karena menurut Prof Nasar, bisa jadi orang yang tidak populer di bumi, ia adalah seorang yang terkenal di langit.

"Idola di bumi itu kita hanya akan menikmati mungkin paling 10 atau 20 tahun. Coba lihat para artis Kalau sudah tua siapa yang mau coba lihat, para penyanyi kalau dia sudah tua sudah rusak suaranya siapa yang mau tegurnya," jelas Prof Nasar.

"Mari kita mengidolakan idola langit  dan jangan kita hanyut dengn mengidolakan orang-orang yang hanya penikmat penikmat dunia sesaat," pungkas Prof Nasar.[]