Ekonomi

Produsen Pupuk Beri Pendampingan Petani Sawit untuk Antisipasi La Nina

Produsen pupuk Wilmar Grup melakukan pendampingan agronomi/lingkungan kepada petani kelapa sawit dan pekebun. Ini guna mengantisipasi fenomena alam La Nina.

Produsen Pupuk Beri Pendampingan Petani Sawit untuk Antisipasi La Nina
Petugas melakukan pengecekan ketersediaan pupuk di salah satu gudang Pupuk Mahkota (Wilmar)

AKURAT.CO Produsen pupuk Wilmar Grup melakukan pendampingan agronomi atau lingkungan kepada petani kelapa sawit dan pekebun (planters). Langkah ini guna mengantisipasi fenomena alam La Nina yang diprediksi akan berlanjut pada tahun ini di mana bakal berdampak pada produksi.

Head of Fertilizer Business Wilmar Group Hendrogiarto Tiwow mengatakan, Pupuk Mahkota tidak hanya menjamin ketersediaan produk, tetapi juga turut mendampingi petani secara agronomi dalam meningkatkan produksi.

“Salah satu fokus pendampingan tahun ini adalah untuk mengantisipasi dampak La Nina,” kata Hendro melalui keterangan resminya, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

baca juga:

Selain itu, pihaknya juga memberikan layanan analisa laboratorium tanah dan daun serta rekomendasi pemupukan secara gratis, terutama kepada perkebunan kelapa sawit rakyat (small holder).

Dengan berbagai pendampingan ini, perusahaan berharap produktivitas kelapa sawit rakyat dapat mendekati, bahkan setara dengan skala besar.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Agronomy and Technical Support Department PT Wilmar Chemical Indonesia Syaiful Bahri Panjaitan menuturkan pendampingan secara virtual tersebut dilakukan sejak Maret 2020 saat pandemi merebak di Indonesia dan diteruskan pada tahun ini.

Ia mengatakan langkah tersebut ditempuh agar pendampingan kepada petani dapat terus dilaksanakan. Sebenarnya La Nina telah terjadi sejak tahun lalu dan diprediksi berlanjut hingga 2021.

Tingginya jumlah hari hujan dan curah hujan pada semester kedua 2020 diramalkan berlanjut hingga semester pertama tahun ini. Hal itu akan mengurangi penyerbukan serbuk sari ke kepala putik akibat keterbatasan polen kering yang akan menyerbuki kepala putik yang siap dibuahi.

Sebenarnya, jumlah rerata tandan yang terbentuk di pohon tahun ini tergolong cukup banyak tetapi kemungkinan rasio produksi brondolan terhadap tandan rendah pada semester satu sehingga produksi berpotensi turun.