Ekonomi

Produk Investasi Asuransi Tuai Keluhan, Masyarakat Harus Pahami 3 Unsur Biayanya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat harus memahami tiga unsur biaya yang bakal ditanggung nasabah dalam memilih produk asuransi unit link.


Produk Investasi Asuransi Tuai Keluhan, Masyarakat Harus Pahami 3 Unsur Biayanya
Ilustrasi Asuransi (TEKMARK.NET.AU)

AKURAT.CO, Asuransi Unit Link kini menjadi produk yang cukup diminati masyarakat. Meski demikan, masih banyak yang salah memahami produk asuransi investasi link, sehingga terkadang merasa dirugikan.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK Ahmad Nasrullah mengatakan, masyarakat harus memahami Asuransi Unit Link merupakan produk layanan tambahan untuk memudahkan konsumen mengelola kebutuhan proteksi dan investasi.

"Jika membeli produk asuransi yang utama itu proteksi di situ sebenarnya benefitnya sekarang ada masyarakat yang mau sehat, dan tidak dapat apa-apa itu risiko asuransi yang dapat itu unsur investasinya," katanya saat media briefing OJK secara virtual, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Maka dari itu, katanya, yang paling penting adalah calon nasabah harus memahami kebutuhan proteksinya, dan risiko fluktuasi dari investasi unit link sebagaimana produk investasi umumnya.

"Minta penjelasan sejelas-jelasnya fitur produknya, minta dijelaskan sales-nya. Termasuk risiko produknya ini minta dijelaskan. Kalau dia jelasin bagus-bagusnya saja, kita tanya risiko terburuknya," katanya.

Selain itu, Ahmad juga mengatakan masyarakat harus memahami tiga unsur biaya yang bakal ditanggung nasabah dalam memilih produk asuransi unit link yakni premi, acquisition cost dan biaya pengelolaan.

Misalnya saja acquisition cost adalah biasanya yang paling besar. Biasanya bisa mencapai 60 persen dan jumlahnya akan terus turun seiring dengan berjalannya waktu.

Sedangkan biaya tabungan di asuransi unit link lebih kecil dari bank. Sebab, ada biaya yang harus dibayarkan.

"Kadang kalau masyarakat ngadu, saya sudah ngangsur lima tahun, nilai tunai lebih kecil dari pokok. Kalau dibanding nabung di bank jauh," katanya.

Maka dari itu, nasabah harus mengatahui biaya tersebut untuk menyesuaikan kemampuan membayar produk asuransi yang diinginkan. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu