Tech

Prioritaskan Indonesia dalam Ekspansi Pasar, Searce Fokus Pada Adopsi Teknologi Cloud

Pada tahun 2022 sejumlah tren telah hadir dan memungkinan untuk mempengaruhi percepatan adopsi teknologi digital


Prioritaskan Indonesia dalam Ekspansi Pasar, Searce Fokus Pada Adopsi Teknologi Cloud
CEO Searce Hardik Parekh (kiri) dan Country Lead Searce Indonesia Benedikta Satya dalam bincang media di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022). (AKURAT.CO/Yusuf Tirtayasa)

AKURAT.CO Pasar ekonomi digital Indonesia akan mencapai USD 75 miliar dan diprediksi akan meningkat 2 kali lipat menjadi USD 146 miliar pada tahun 2025. Hal itu sebagaimana disebutkan dalam survei e-Conomy SEA, bahwa pada tahun 2022 sejumlah tren telah hadir dan memungkinan untuk mempengaruhi percepatan adopsi teknologi digital. 

Tren tersebut sebagian besar didorong oleh kemajuan teknologi digital, seperti cloud, analitik canggih, robotika dan otomatisasi, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan.

Perusahaan konsultan teknologi modern Searce menitik beratkan adopsi pada teknologi cloud, AI dan analitik untuk ekspansi pasar di seluruh Asia Tenggara, khususnya Indonesia. 

baca juga:

Hal ini disampaikan CEO Searce, Hardik Parekh bahwa pihaknya akan fokus di modernisasi infrastruktur dalam membantu para customer.

"Bermodalkan pengalaman di dunia konsultan teknologi informasi, Searce siap membuka potensi sebenarnya dari cloud dan AI di perusahaan saat ini dan membangun bisnis yang lebih cerdas di Indonesia," ujarnya dalam bincang media di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2022).

Hardik menuturkan di luar itu, pihaknya juga menjalin kerjasama, diantaranya dengan semua solusi Google, yakni Gmail dan Google Maps. Ia menjelaskan logistik menjadi salah satu industri yang maju, dimana saat ini ada beberapa pemain yang sudah menjadi cukup besar.

"Jadi memang focus industry kita di banking, insurance, retail, e-commerce, finance, fintech, health-care, logistic company," imbuhnya.

"Kita akan stay di industri yang kita sudah expert, digital native industry, tapi kita akan garap enterprise traditional juga," tambah dia.

Sementara itu, Benedikta Satya selaku Country Lead Searce Indonesia menjelaskan dalam 10 tahun ke depan, teknologi cloud akan meningkat lebih dari 100% YoY.