Lifestyle

Hey, Pria yang Kamu Suka Belum Tentu Jadi Suamimu

Kamu tidak akan pernah menjadi permainan Pria, kalau kamu membaca perbedaan Pria yang cocok dijadikan suami dan pria yang cuma boleh dipacari berikut ini


Hey, Pria yang Kamu Suka Belum Tentu Jadi Suamimu
Ilustrasi seorang wanita yang ragu melihat pacarnya. (Getty Images/Skynesher )

AKURAT.CO, Jadian dengan pria yang kamu suka membuatmu menjadi wanita yang paling bahagia di dunia. Tanpa kamu sadari, pria yang kamu sukai dan ingin dijadikan pacar, kenyataannya tak pernah cocok untuk dijadikan suami. Tak percaya?

Perbedaan kepribadian antara pria yang siap nikah dengan pria yang masih ingin bersenang-senang denganmu sangat jelas terlihat. Akan tetapi, seringkali rasa cinta memang bisa membutakan seseorang sehingga tak sadar kalau kamu hanya jadi permainan oleh pria yang tak serius menikahimu.

Namun, kamu tidak akan pernah menjadi permainan pria ingin menikah denganmu, kalau kamu membaca perbedaan antara pria yang cocok dijadikan suami dan pria yang cuma pas dipacari saja.

Mengapa begitu? Beberapa cara ini bisa kamu pakai untuk membedakan keduanya:

Tingkat kedewasaan

Seorang pacar hanya akan mengirim pesan singkat “Semoga lekas sembuh sayang” dan membiarkan kamu terbaring lemah sendirian di rumah melawan sakit kepala atau flu, yang mengganggu aktifitasmu.

Sementara, pria yang pantas menjadi seorang suami, akan pergi ke apotek dan membawakan kamu obat pereda rasa sakit, lengkap dengan makanan kesukaanmu.

Stabilitas keuangan

Seorang pacar mungkin akan merasa puas dengan gaji yang dia dapatkan dari pekerjaannya saat ini. Akan tetapi, seseorang yang ingin menjadi suamimu belum merasa puas dengan gajinya saat ini, karena memikirkan berbagai keperluan untuk keluarganya nanti, istri, dan anak-anaknya kelak.

Kepercayaan

Seorang pacar akan dengan rajinnya memeriksa ponsel kamu atau mencuri-curi memeriksa ponsel kamu, untuk mengetahui apakah kamu selingkuh atau tidak.

Sementara itu, seseorang yang ingin menjadi suamimu akan menjaga privasimu, serta memberikan ruang untuk kamu sendiri bersama teman-temanmu.

Argumentasi

Seorang pacar ingin memenangkan argumen dengan cara apapun di setiap perdebatan yang terjadi, bahkan menyindir kamu lewat unggahan di media sosialnya.

Sementara, seseorang yang ingin menjadi suamimu akan memberikan argumen dengan alasan terbaiknya. Apabila dia harus mengalah, dia rela mengalah jika itu jalan terbaik buat hubunganmu dengan dirinya.

Jadi, sudah tahu bagaimana bedanya?

Makanya, jangan hanya memilih pria karena tahu bagaimana cara memperlakukan kamu dan membuat kamu melayang-layang akan rayuannya. Lihat baik-baik dengan mata hati kamu![]