Olahraga

Presiden WBC Anggap Laga Alvarez-Yildirim Pertarungan yang Salah

Saul "Canelo" Alvarez mengalahkan Avni Yildirim dalam pertarungan mudah tiga ronde di Stadion Hard Rock di Miami, Amerika Serikat, Sabtu (27/2).


Presiden WBC Anggap Laga Alvarez-Yildirim Pertarungan yang Salah
Petinju asal Meksiko, Saul (TWITTER/Matchroom Boxing)

AKURAT.CO, Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, mengaku menyesali keputusan organisasinya yang mengutus petinju asal Turki, Avni Yildirim, untuk menantang juara dunia kelas menengah super, Saul “Canelo” Alvarez. Sulaiman mengisyaratkan bahwa laga Alvarez-Yildirim merupakan pertarungan yang “salah”.

“Saya minta maaf terhadap Avni. (Data di atas) kertas terkadang tidak merefleksikan aksi, dan itu sangat disayangkan. Kami punya harapan besar, dan ini adalah soal di mana kami harus melihat pada proses yang tidak bekerja di beberapa jalan,” kata Sulaiman sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

Hal ini disampaikan Sulaiman setelah Alvarez mengalahkan Yildirim dalam pertarungan mudah tiga ronde di Stadion Hard Rock di Miami, Amerika Serikat, Sabtu (27/2).

Dalam laga itu, Alvarez menghukum Yildirim ronde demi ronde sampai akhirnya pelatih wakil Turki, Joel Diaz, memutuskan untuk tak meneruskan laga sebelum ronde keempat.

Keputusan WBC memilih Yildirim menghadapi Alvarez yang punya catatan 57 pertarungan dengan hanya sekali kekalahan sebenarnya menjadi pertanyaan. Yildirim sendiri bukan petarung papan atas dengan catatan 23 laga dan dua kekalahan tanpa satu gelar utama sepanjang kariernya.

“Jelas, ada beberapa hal di mana kita harus kembali dan melihat apa yang terjadi dan bagaimana hal-hal bergerak. Sebagaimana yang saya katakan, (Canelo) luar biasa sukses, dia dalam kondisi yang baik, dan panggung (menghadapi Yildirim) seharusnya menjadi pertarungan yang jauh lebih besar,” ucap Sulaiman.

Ketidakseimbangan pertarungan juga diakui oleh Diaz. Sang pelatih mengatakan bahwa Yildirim tak bisa bangkit setelah Alvarez menjatuhkan petinju berusia 29 tahun dengan julukan “Serigala Turki” tersebut pada ronde ketiga.

“Setelah jatuh di ronde ketiga dia tidak pernah pulih. Dia bangkit, dia dalam kondisi yang baik, tetapi target pelatih adalah memedulikan dia. Canelo adalah petarung hebat, dan faktanya adalah, dia punya banyak alat, dia cepat, dia sangat percaya diri dan dia memukul dengan keras,” kata Diaz.

“Ketika Yildirim jatuh, dia bangkit dan ketika dia ke sudut (ring) saya menanyakannya beberapa pertanyaan dan dia tidak menjawab saya.”

Alvarez sendiri langsung mendapatkan jadwal baru selepas mengalahkan Yildirim. Petinju asal Meksiko tersebut akan menantang juara dunia WBO asal Inggris, Billy Joe Saunders, di Amerika Serikat pada 8 Mei nanti.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu