Ekonomi

Presiden Jokowi Pamer Potensi Ekonomi Digital Indonesia Ke Pengusaha AS

Jokowi: potensi ekonomi digital di Asia Tenggara mencapai US$330 miliar di tahun 2025. Sementara, ekonomi digital di RI diramal tembus US$146 miliar.


Presiden Jokowi Pamer Potensi Ekonomi Digital Indonesia Ke Pengusaha AS
Presiden Joko Widodo saat melepas kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021, Senin (9/5). (Sekretariat Kabinet)

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan potensi ekonomi digital Indonesia begitu besar. Ia mengatakan pemerintah saat ini sedang serius membangun ekonomi digital tersebut.

Ia menyampaikan potensi ekonomi digital di Asia Tenggara mencapai US$330 miliar di tahun 2025. Sementara, ekonomi digital di Indonesia diramal tembus US$146 miliar.

"Hadirin yang terhormat Indonesia juga serius dalam pengembangan ekonomi digital yang adil dan bermanfaat bagi semua. Di Indonesia sendiri ekonomi digital diproyeksikan tumbuh 20% per tahun mencapai US$ 146 miliar pada tahun 2025," paparnya dalam ASEAN-US Special Summit with Business Leaders Jumat (13/5/2022).

baca juga:

Hal tersebut dibuktikan dengan  Indonesia memiliki 2.346 startup terbanyak kelima di dunia. Kemudian, jumlah tersebut, Indonesia memiliki dua startup yang kini telah mencapai status decacorn atauvaluasi setara 10 miliar dolar AS dan delapan lainnya yang sudah menjadi unicorn atau valuasi hingga 1 miliar dolar AS

Untuk itu Jokowi mengharapkan Amerika Serikat (AS) dapat turut berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur digital hingga mendukung Indonesia masuk rantai global melalui digitalisasi.

"Saya sangat mengharapkan kontribusi bisnis Amerika dalam pengembangan infrastruktur digital, memfasilitasi digital capacity building serta mendukung kami masuk ke global value chain melalui digitalisasi," terangnya.

Pertemuan tersebut ditengahi oleh Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo serta US-ASEAN BusinessCouncil Ted Osius yang menghadirkan sejumlah pimpinan perusahaan AS antara lain Google, Chevron,Boeing, Qualcomm, ConocoPhillips, dan Marriot International.[]