Olahraga

Presiden IAAF: Masih Terlalu Dini untuk Menunda atau Membatalkan


Presiden IAAF: Masih Terlalu Dini untuk Menunda atau Membatalkan
Presiden Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF), Sebastian Coe, dalam sesi jumpa pers menjelang Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar, September tahun lalu. (REUTERS)

AKURAT.CO, Presiden Asosiasi Federasi Atletik Internasional (IAAF), Sebastian Coe, mengatakan bahwa penundaan Olimpiade Tokyo 2020 sebagai respons terhadap wabah corona (Covid-19) cukup terbuka. Namun demikian, Lord Coe – demikian sapaannya – menganggap keputusan tersebut masih terlalu dini untuk diambil saat ini.

“Jangan membuat keputusan yang tergesa-gesa ketika kita tidak punya waktu (lebih) dari empat bulan (menuju Olimpiade Tokyo),” kata Coe sebagaimana dipetik dari BBC.

“Jika Anda harus melonggarkan jadwal, Anda harus melonggarkannya. Apapun mungkin.”

Dengan jumlah kematian yang semakin meningkat akibat virus corona terutama di Eropa saat ini, usulan untuk menunda bahkan membatalkan Olimpiade Tokyo semakin menguat. Sementara itu, Jepang sebagai penyelenggara masih berusaha mencari jalan untuk tetap menggelar Olimpiade sesuai jadwal pada 24 Juli – 9 Agustus nanti.

“Peristiwa berubah setiap jam tapi (penundaan) itu bukan keputusan yang harus diambil saat ini,” kata Coe. “Kami berusaha mengendalikan situasi dengan informasi yang kami punya tapi belum ada kesepakatan besar dalam hal informasi.”

Komite Olimpiade Internasional (IOC) sendiri memprioritaskan keselamatan atlet untuk mencari jalan untuk tetap melaksanakan Olimpiade Tokyo. Di sisi lain, Presiden IOC, Thomas Bach, menganggap masih punya waktu empat bulan menjelang Olimpiade Tokyo yang bisa digunakan untuk melihat situasi.

Penyebaran wabah corona telah membatalkan seluruh event olahraga besar di seluruh dunia. Untuk olimpiade sendiri, masalah saat ini adalah penundaan sejumlah laga kualifikasi yang membuat atlet kebingungan dengan status kelolosan mereka.[]