News

Presiden Hingga Ahli Obat Tradisional Akan Hadiri Rakernas I PDIP


Presiden Hingga Ahli Obat Tradisional Akan Hadiri Rakernas I PDIP
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) bersama Ketua DPP PDIP Bidang Hukum Andreas Pereira (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan mengenai Kongres V PDI di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019). PDI Perjuangan akan menggelar Kongres V pada 8-11 Agustus 2019 di Bali dengan tema 'Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya'. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Peringatan HUT ke-47 sekaligus Rakernas I PDI Perjuangan (PDIP) yang akan digelar pada 10-12 Januari 2020 mendatang bakal melibatkan seluruh pemangku kebijakan yang memiliki semangat mewujudkan Indonesia Berdikari.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa semangat berdikari menjadi dasar penyusunan haluan negara. Menurutnya, haluan negara adalah jalan kebudayaan, jalan kemakmuran yang berdiri kokoh di atas sumber daya nasional bangsa.

"Dalam hal pangan, rempah, obat-obatan, bumbu-bumbuan, dengan keanekaragaman flora-fauna paling lengkap sedunia, selama dikelola dari hulu ke hilir, dengan menerapkan riset dan inovasi serta melalui sistem produksi yang tepat, maka jalan kemakmuran Indonesia Raya akan tercipta. Semangat inilah yang kami digelorakan," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Hasto mengatakan, PDIP memberi contoh sederhana. Indonesia merupakan produsen terbesar sarang burung walet, 2500 ribu ton per tahun dengan nilai produksi lebih dari US$3 miliar. Menurut Hasto, ini sumber protein dan sekaligus sangat baik untuk kesehatan.

Pasar internasional, lanjut Hasto, khususnya Jepang dan Tiongkok sangat besar. Demikian pula Umbi Porang, Hasto menyampaikan, nilai ekspornya sudah mencapai triliunan rupiah. Pemanfaatannya luar biasa untuk obat-obatan, karena kandungan glukomanan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh.

"Pendeknya, dengan lebih dari 300 ribu kekayaan hayati, jika kita menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kedepankan riset dan inovasi sebagai budaya bangsa, maka kita bisa membuat loncatan kemajuan. Syaratnya harus percaya diri, berdikari dan konsisten untuk mengembangkan apa yang Indonesia miliki," katanya.

Karena itulah, Hasto menegaskan, Rakernas I PDIP akan menjadi rakernas terbesar, yang dihadiri Presiden, menteri, struktur partai, legislatif dan eksekutif partai, sejarawan, budayawan, arkeolog, ahli gizi hingga ahli obat-obatan tradisional.

"Gelar kebudayaan juga akan ditampilkan guna menunjukkan kepribadian bangsa yang berakar kuat sejak ribuan tahun yang lalu. Indonesia begitu berwarna dan kaya dengan nilai spiritualitas yang hidup dalam kebudayaan bangsa. Karena itulah PDI Perjuangan juga akan menghadirkan kaum muda Indonesia dalam peringatan HUT 47 dan Rakernas I Partai dengan pesan kebudayaan yang begitu kental," ujarnya.

Hasto menambahkan, jalan kebudayaan bertumpu pada kepribadian bangsa. Disinilah Pancasila tidak hanya menjadi meja statis, namun juga leitstar, suatu pemandu yang dinamis agar Indonesia hadir kembali sebagai pemimpin di antara bangsa-bangsa di dunia.[]