News

Presiden Disebut Restui Para Menteri Naikan Elektabilitas Masing-masing, Ini Respon Golkar

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Zainudin Amali setuju dengan pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani


Presiden Disebut Restui Para Menteri Naikan Elektabilitas Masing-masing, Ini Respon Golkar
Zainudin Amali (YouTube/Kemenpora RI)

AKURAT.CO  Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Zainudin Amali setuju dengan pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang menyebut presiden Jokowi telah merestui para menterinya untuk menaikan elektabilitas masing-masing sebagai bekal menuju Pemilu 2024.

Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengatakan, upaya para pembantu presiden menaikan elektabilitas masing-masing untuk bekal menghadapi Pemilu 2024 merupakan potret dari demokrasi di tanah air. Yang terpenting, kata dia, tugas utama membantu presiden Jokowi tak diabaikan. 

"Iyalah. Saya kira saya setuju dengan apa yang disampaikan pak Muzani (para menteri kabinet dibolehkan berupaya menaikan elektabilitasnya). Itu kan alam demokrasi yang penting jangan abaikan tugas utama itu," katanya usai memimpin rapat konsolidasi internal partai Golkar di DPD DKI Jakarta, Rabu malam (10/11/2021). 

Nah, selama ini, kata dia, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto telah menunjukan tanggungjawabnya sebagai pembantu presiden. Ia telah dan akan terus menunjukan tanggungjawabnya sebagai Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemilu Ekonomi Nasional (KCP-PEN) dan juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 di luar Pulau Jawa dan Bali. 

"Sepanjang tugas utama dilakukan dijalankan dengan baik dan menurut saya pak Airlangga menjalankan tugas sbg menko dengan baik," ujarnya. 

Semua mandat dan tugas yang diberikan presiden selama ini, kata dia, masih dikerjakan dengan baik. Karena itu rencana Pencapresan Ketua Umum Golkar pada 2024 mendatang, kata dia, tidak membuat tugas utama dan tanggungjawab yang diberikan presiden menjadi terbengkalai. 

"Ya kan pak Airlangga mengerjakan dengan baik pekerjaanya. Tugas sebagai ketua KCP-PEN itu dikerjakan dengan baik. Emang peningkatan pertumbuhan ekonomi kemudian penanganan COVID-19 beliau bertanggungjawab, beliau kerjakan dengan baik, kok. Jadi jangan salah," katanya. 

Dia meminta publik tak meragukan tanggungjawab Airlangga sebagai pembantu presiden. Ketua Umum Partai Golkar itu, kata dia, telah dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab. Dia mengungkapkan, Airlangga merupakan sosok pekerja yang tak akan meninggalkan tanggungjawabnya kepada rakyat Indonesia. 

"Jangan dikira karena bursa Capres 2024 kemudian kewajiban dan tugas beliau tidak dikerjakan. Dikerjakan betul oleh pak Airlangga. Kan kita tau beliau bekerja keras," ungkapnya.[]