Olahraga

Praveen Mengenang Kelucuan Owi ketika Turnamen di Denmark


Praveen Mengenang Kelucuan Owi ketika Turnamen di Denmark
Praveen Jordan dan Tontowi Ahmad di sela-sela latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pada 2015. (PBSI)

AKURAT.CO, Sebagai sesama atlet putra di nomor ganda campuran, Praveen Jordan dan Tontowi Ahmad cenderung punya kedekatan. Dalam beberapa turnamen, mereka sering ditempatkan dalam satu kamar yang sama.

Seiring dengan keputusan Owi – sapaan Tontowi – untuk pensiun pada pekan ini, Praveen mengenang masa-masa kebersamaannya dengan sang senior. Salah satunya adalah ketika mereka turun di Denmark Terbuka 2019 di Odense di mana kala itu Praveen merebut gelar juara bersama Melati Daeva Oktavianti.

Saat itu, Praveen dan Tontowi baru saja tiba di kamar hotel tempat mereka menginap dan langsung bergantian mandi. Praveen mandi lebih dulu dan ketika Tontowi mandi Praveen terkejut karena mendengar suara rekan main Liliyana Natsir itu dari dalam kamar mandi.

“Bang Owi teriak-teriaknya kencang banget, selama dia mandi itu dia teriak-teriak. Dia teriak katanya kedinginan, padahal tadi sebelumnya saya mandi enggak dingin, masih ada air panasnya.. ha ha ha..,” kata Praveen sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Memang Bang Owi ini orangnya lucu, dia selalu bikin saya ketawa, ini yang bikin kangen.”

Sebaliknya, Owi juga mengaku punya kesan khusus dengan Praveen. Setelah pensiun, Tontowi menyebut bahwa Praveen adalah salah satu orang yang bakal paling dirindukannya.

Kangen sama teman-teman di Pelatnas itu pasti, apalagi sama Coki (sapaan Praveen) yang brutal dan ambyar itu.. ha ha ha..,” gurau Tontowi.

Selain dengan Praveen, pemain Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, yang juga bakal dirindukan Tontowi adalah Mohammad Ahsan. Mereka juga sering bercengkerama karena rumah yang mereka tinggali cukup berdekatan.

“Saya dan Babah (sapaan Ahsan) memang sering banget ngobrol, sharing mengenai banyak hal. Mungkin karena kami satu angkatan. Dia kangen nih sama saya, nyamperin terus ke rumah, kan kita tetanggaan. Kadang saya yang main ke rumah Babah,” kata Owi.

Keputusan Owi untuk pensiun pada pekan ini cukup terasa tidak saja oleh rekan-rekannya di Pelatnas PBSI namun juga untuk bulutangkis Indonesia secara keseluruhan.

Bersama Liliyana Natsir, Tontowi berjasa mengembalikan tradisi emas di Olimpiade Rio De Janeiro 2016 setelah Indonesia tak mendapat emas di Olimpiade London 2012.[]