News

Prasetyo Kudet Soal Anies Ganti Nama Jalan, Dijamin UU Bikinan Jokowi

Keputusan Anies mengabadikan nama-nama tokoh Betawi menjadi nama jalan di Jakarta harusnya diapresiasi


Prasetyo Kudet Soal Anies Ganti Nama Jalan, Dijamin UU Bikinan Jokowi
Bestari Barus (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO  Mantan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Bestari Barus mengkritik pernyataan Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi terkait kebijakan Anies mengubah 22 nama jalan di Jakarta.

Bestari menilai Pras kurang update karena mempersoalkan Anies Baswedan yang tidak mengkonsultasikan kebijakan merubah nama jalan ke DPRD.

"Masyarakat jangan diberi masukan yang membuat kebingungan dikarenakan pejabat publik yang kudet alias Kurang Update," katanya kepada wartawan, Jumat (1/7/2022). 

baca juga:

Dia mengatakan, pernyataan Pras perlu diluruskan. Sebab tidak mengacu pada peraturan yang ada. Keputusan Gubernur Anies mengubah 22 jalan di Jakarta itu, kata dia, telah mengacu pada Keputusan Gubernur DKI Nomor 565 tahun 2022, bukan lagi mengacu pada Kepgub Nomor 28 tahun 1999.

"Begitu juga termaktub dalam Undang Undang Ciptakerja Nomor 11 tahun 2020 bahwa untuk percepatan tidak selalu harus (dikonsultasikan) dengan DPRD," katanya.

Dia menyarankan agar Pras dan anggota DPRD DKI lainnya memperbanyak literasi dan memperbarui pengetahuan dan informasi terkait apapun. Termasuk soal pembuatan kebijakan gubernur yang tak selalu harus dikonsultasikan ke DPRD. 

"Oleh karenanya saya sarankan agar kawan-kawan di DPRD lebih banyak lagi membaca dan mengupdate tentang peraturan dan perundangan yang terbarukan," ungkapnya. 

Dia justru mengapresiasi keputusan Anies mengabadikan nama-nama tokoh masyarakat dan tokoh agama asal Betawi menjadi nama jalan di Jakarta. Sebab, kata dia, cara itu merupakan bentuk penghormatan terhadap orang yang ditokohkan masyarakat Betawi. 

"Kita apresiasi atas penghargaan yang diberikan gubernur kepada tokoh betawi yang diabadikan ke nama jalan di Ibukota sebagai wujud penghormatan beliau kepada warga Betawi," ungkapnya. 

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengungkapkan bahwa kebijakan Anies mengganti 22 nama jalan di Jakarta dengan nama tokoh Betawi dan Jakarta tidak dikonsultasikan padanya sebagai Ketua DPRD DKI. 

"Kalau jujur ngomong untuk nama jalan yang 22 itu nggak ada koordinasi. Nggak ada koordinasi sama saya," kata Edi kepada wartawan, Kamis (30/6/2022).[]