News

Praperadilan SP3 Sjamsul Nursalim, Dua Saksi Fakta dan Ahli Siap Patahkan Dalil KPK

SP3 kasus BLBI itu tidak sah


Praperadilan SP3 Sjamsul Nursalim, Dua Saksi Fakta dan Ahli Siap Patahkan Dalil KPK
Koordinator MAKI Boyamin Saiman (ANTARA FOTO)

AKURAT.CO, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman bakal menghadirkan dua saksi fakta dan satu ahli dalam sidang  praperadilan SP3 yang diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tersangka kasus tindak korupsi BLBI, Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim.

Sidang akan digelar di Pengadilan Jakarta Selatan, Rabu (23/6/2021) hari ini. 

"Rencana dua saksi fakta dan satu saksi ahli untuk mendukung permohonan pembatalan SP3 tersebut," kata Boyamin dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).

Menurut Boyamin, SP3 kasus BLBI itu tidak sah. Menurutnya, Sjamsul dan Itjih bisa dianggap sebagai pelaku utama. Setiap pelaku, menurutnya, bisa merupakan pelaku aktif, bukan sekadar pengikut.

MAKI yakin akan memenangkan gugatan ini karena hukum Indonesia tidak menganut putusan seseorang dijadikan dasar menghentikan perkara orang lain (yurisprudensi).

Kata dia, seseorang tersangka bisa dihukum bersalah atau bebas setelah melalui proses persidangan, bukan atas dasar SP3 oleh Penyidik KPK.

Diketahui, BLBI adalah skema bantuan yang diberikan Bank Indonesia kepada bank yang mengalami masalah likuiditas pada saat terjadi krisis moneter 1998 di Indonesia.

Menurut Boyamin, dalil KPK melakukan SP3 dengan alasan bebasnya Syafrudin Arsyad Temenggung tidak benar.  Sebab, dalam surat dakwaan atas Syafrudin Arsyad Temenggung (SAT) dengan jelas didakwa bersama-sama dengan Dorojatun Koentjoro Jakti, sehingga meskipun SAT telah bebas namun masih terdapat penyelenggara negara yaitu Dorojatun Koentjoro Jakti.

Alasan berikutnya, putusan bebas Syafrudin Arsyad Temenggung tidak bisa dijadikan dasar SP3 karena NKRI menganut sistem hukum pidana kontinental warisan Belanda yaitu tidak berlakunya sistem yurisprudensi, artinya putusan atas seseorang tidak serta merta berlaku bagi orang lain.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co