News

Praperadilan Dikabulkan, Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat di Polda Metro Jaya Dilanjutkan

Praperadilan Dikabulkan, Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat di Polda Metro Jaya Dilanjutkan


Praperadilan Dikabulkan, Kasus Dugaan Pemalsuan Sertifikat di Polda Metro Jaya Dilanjutkan
Ilustrasi - Hakim (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, Perkara kasus pemalsuan sertifikat ruko milik Titi Sumawijaya yang telah dipalsukan Terlapor Andrew Darwis lalu diagunkan ke UOB Bank Rp18 Miliar, kembali dilanjutkan. Hal tersebut berdasarkan putusan Nomor perkara Pra-Peradilan :12/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel

Berdasar pertimbangan hakim, hasil Penyelidikan yang dilakukan penyidik sudah mendapatkan atau memenuhi 2 alat bukti yang cukup untuk membuktikan perbuatan Terlapor/Andres Darwis melakukan tindak pidana Pemalsuan dan atau Penipuan dan atau Pengelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang sebugaimana dimaksud dalam Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasai 372 KUHP dan Pasal 3 atau Pasal 4 atau Pesal 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dalam putusan tersebut, Pengadilan memerintahkan penyidik Polda Metro Jaya melanjutkan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pemalsuan, penipuan, penggelapan, dan pencucian uang dengan terlapor pendiri Kaskus Andrew Darwis.

"Putusannya untuk dibuka lagi kasus yang sempat di-SP3 dan dilanjutkan hingga Pengadilan," kata Kuasa Hukum Titi Sumawijaya Utomo Karim dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4/2021).

Utomo dan kliennya Titi telah menemui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis pada Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 11:30 WIB.

"Info dari Dirreskrimsus akan dilakukan Gelar Perkara Khusus di Mabes Polri"l," ujar Utomo.

"Sudah ada lima orang yang dijadikan terpidana disidang di PN Jakarta Selatan terkait kasus ini. Salah satu pelaku sudah meninggal dunia," ucap Utomo.

Dalam kasus ini, Andrew Darwis dan Titi Sumawijaya sudah saling melapor ke polisi.

Andrew melaporkan balik Titi dan Jack terkait pencemaran nama baik. Titi Sumawijaya dan Jack Boyd Lapian saat ini sedang menjalani proses persidangan di PN Jakarta Selatan.

Sebaliknya, Titi melaporkan Andrew Darwis terkait kasus penipuan, pemalsuan, penggelapan, dan pencucian uang. Namun Subdit Fismondev Dit.Krimsus Polda Metro Jaya mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena menilai tidak cukup alat bukti pada tanggal 23 Desember 2020.

Titi pun mengajukan gugatan praperadilan terhadap SP3 yang dikeluarkan Polda Metro Jaya.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya mengabulkan gugatan pra-peradilan Titi Sumawijaya dan memerintahkan penyidik membuka kembali kasus tersebut untuk dilanjutkan dalam putusan Hakim pra-peradilan pada tanggal 23 Maret 2021.

"Kita berpegang pada hukum saja" tutup Jack Lapian. []

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu