News

Prancis Masuki Gelombang Ke-5 Covid-19, Kasus Naik 40 Persen dalam Sepekan

Menteri Kesehatan Olivier Veran menyebut yang dialami di Prancis saat ini jelas terlihat seperti awal gelombang kelima.


Prancis Masuki Gelombang Ke-5 Covid-19, Kasus Naik 40 Persen dalam Sepekan
Prancis telah memasuki gelombang ke-5 Covid-19, menurut pernyataan Menteri Kesehatan Olivier Veran. (Foto: Business Standard) ()

AKURAT.CO Gelombang kelima epidemi virus corona telah dimulai di Prancis. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Olivier Veran pada Rabu (10/11).

"Sejumlah negara tetangga sudah masuk gelombang kelima epidemi Covid-19. Yang kita alami di Prancis jelas terlihat seperti awal gelombang kelima," ucapnya, dilansir dari Reuters.

Ia juga mengingatkan kalau penyebaran virus ini semakin cepat.

baca juga:

Pernyataan serupa juga telah disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron sehari sebelumnya. Mengutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ia mengatakan gelombang ke-5 Covid-19 telah dimulai di Eropa. Macron pun mengakui angka infeksi Covid-19 di negaranya meningkat, naik 40 persen di Prancis dalam sepekan terakhir. Meningkatnya rawat inap juga menjadi alarm.

Kementerian Kesehatan mencatat 11.883 kasus pada Rabu (10/11), hari ke-2 berturut-turut angka kasus baru menembus 10 ribu per hari. Tak heran, Macron memohon kepada warganya yang belum divaksin agar segera mendapatkannya.

Ia pun mengumumkan, mulai 15 Desember, warga berusia 65 tahun ke atas perlu menunjukkan bukti vaksin agar terus bisa mendapatkan manfaat dari kartu kesehatan Prancis. Dengan kartu ini, mereka diizinkan masuk restoran, menonton acara budaya, dan melakukan perjalanan dengan kereta api. Program pemberian suntikan penguat (booster) bagi warga usia 50-64 tahun pun akan  dimulai pada awal Desember.

Baca juga: Waspada, Eropa dan Asia Tengah Kembali Jadi Episentrum Pandemi Covid-19

Karena terjadi lonjakan lagi, masker juga akan kembali diwajibkan bagi semua siswa SD mulai Senin (15/11), menurut pengumuman Kementerian Pendidikan usai pidato Macron.[]