News

Praktisi Hukum Berharap Tujuh Hakim Agung Baru Jadi Benteng Terakhir Keadilan Masyarakat

Negara haruslah berdiri di atas hukum yang menjamin keadilan kepada warga negaranya.


Praktisi Hukum Berharap Tujuh Hakim Agung Baru Jadi Benteng Terakhir Keadilan Masyarakat
Pelantikan Hakim Agung (Tangkapan Layar Youtube)

AKURAT.CO, Ketua Mahkamah Agung (MA) Syarifuddin melantik dan mengambil sumpah 7 Hakim Agung. Pelantikan digelar di ruang Prof Dr Kusumah Atmadja Gedung Mahkamah Agung pada Selasa (19/19/2021). 

Praktisi Hukum Masriadi Pasaribu berharap ketujuh Hakim Agung yang telah melalui seleksi ketat betul-betul menjadi garda terdepan dalam memberikan keadilan kepada seluruh masyarakat. Indonesia adalah negara hukum seperti tercermin dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang secara tegas menyatakan bahwa “Negara Indonesia adalah negara hukum”. 

"Karenanya, sebagai Negara hukum maka seluruh aspek dalam bidang kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan termasuk pemerintahan harus senantiasa berdasarkan atas hukum. Kita harapkan tujuh hakim agung yang baru dilantik dapat memberikan keadilan, penjaga marwah pengadilan, sehingga hukum berkeadilan bisa ditegakkan," kata Masri kepada AKURAT.CO, Minggu (20/10/2021). 

Masri menuturkan bahwa secara historis, konsep negara hukum muncul dalam berbagai model, antara lain negara hukum menurut agama Islam, negara hukum menurut konsep Eropa Kontinental yang dinamakan rechsstaat, negara hukum menurut konsep Anglo Saxon (rule of law), konsep socialist legality, dan konsep negara hukum Pancasila. 

Mengutip pandangan Aristoteles, negara haruslah berdiri di atas hukum yang menjamin keadilan kepada warga negaranya. Keadilan merupakan syarat bagi tercapainya kebahagiaan hidup untuk warga negaranya, dan sebagai dasar dari pada keadilan itu perlu diajarkan rasa susila kepada setiap manusia agar ia menjadi warga negara yang baik. 

Dalam negara yang memerintah bukanlah manusia sebenarnya, melainkan pikiran yang adil, sedangkan penguasa sebenarnya hanya pemegang hukum dan keseimbangan saja. 

"Harapan kita semua, para hakim agung ini memiliki pikiran yang adil," kata Masri. 

Diketahui, pelantikan dan pengambilan sumpah tujuh Hakim Agung berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Nomor: 116/P Tahun 2021 tanggal 30 September 2021 tentang Pengangkatan Hakim Agung. 

Tujuh Hakim Agung yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah: