News

Prajurit TNI AD yang Membelot ke KKB Bawa 70 Butir Amunisi

Kini prajurit tersebut tengah diburu


Prajurit TNI AD yang Membelot ke KKB Bawa 70 Butir Amunisi
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa mengungkap detik-detik prajurit TNI meninggalkan pos tugasnya dan bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Saat meninggalkan pos tugasnya, Pratu Lukius Y Matuan meninggalkan seluruh atribut dan senjatanya. Ia hanya membawa magasin dan 70 butir amunisi berukuran 5,56 milimeter. 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memyampaikan, seorang prajurit TNI yang bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua meninggalkan seluruh atribut dan senjatanya. Namun, ada sejumlah amunisi yang dibawa prajurit itu.

"Senjata dia tinggal. Tetapi dua magasin dengan isi 70 butir amunisi 5,56 milimeter itu yang dibawa. Sampai sekarang proses masih terus kita tangani," kata Andika di Puspom TNI AD, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Dia mengatakan, prajuritnya itu merupakan kelahiran Wamena. Hingga saat ini mereka sedang mengevaluasi secara menyeluruh kronologis pengkhianatan prajurit TNI AD yang terdata bertugas di salah satu batalyon infantri di Jawa Tengah. 

Pada Februari lalu, infantri yang menaungi prajurit tersebut menjalankan tugas di Papua. Lalu pada tanggal 12 Februari, prajurit itu diketahui meninggalkan pos tugas. Atas pembelotan itu, prajurit asal Wamena itu terancam mendapat sanksi tegas. 

"Beberapa pasal sudah kita kenakan termasuk THTI atau Tidak Hadir Tanpa Izin yang setelah 30 hari kita sudah bisa memecat yang bersangkutan. Tetapi pencarian ke yang bersangkutan terus dilakukan baik secara fisik maupun elektronik. Dan saya dapat laporan keberadaannya tapi masih secara umum ada di Papua," kata Andika. 

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu