News

PPP Sebut Anies Dipertimbangkan Jadi Capres, tapi...

PPP Sebut Anies Dipertimbangkan Jadi Capres, tapi...
Calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan menyampaikan sambutan dalam Puncak Perayaan HUT ke-11 NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (11/11/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso )

AKURAT.CO Partai Persatuan Pembangunan (PPP) turut mempertimbangkan nama Anies Baswedan untuk diusung sebagai calon Presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyebut bahwa pihaknya mempertimbangkan setiap nama yang berpotensi akan maju dalam kontestasi elektoral Pilpres 2024.

"Tentu semuanya akan kita pertimbangkan kira-kira yang dipertimbangkan itu termasuk yang hasil surveinya itu memang signifikan-signifikan, tentulah baik sebagai bacapres atau bacawapres," kata Arsul kepada awak media di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/11/2022). 

baca juga:

Meski begitu, kata Arsul, jika memposisikan diri sebagai bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), maka belum sampai pada tahap pembahasan Capres-Cawapres yang hendak diusung di Pilpres 2024.

"Kalau kita bicara KIB, sampai sekarang chapter atau babnya seperti kata Pak Airlangga (Hartarto) belum sampai pada bicara siapa yang mau kita usung sebagai bacapres-bacawapres," ujar Wakil Ketua MPR RI itu. 

Ketika disinggung deklarasi Anies Baswedan oleh kader PPP di Yogyakarta, Arsul menyebut bahwa pihaknya bakal menentukan cara sendiri di dalam internal partai berlambang Ka'bah itu. 

"Kami itu kan nanti akan menentukan dalam forum permusyawaratan partai yang tertinggi yang bernama forum musyawarah kerja nasional Mukernas PPP. Tentu apa yang disuarakan DPW-DPW itu akan kami sangat jadikan pertimbangan," papar Anggota Komisi III DPR RI itu. 

Adapun, kata Arsul, pihaknya juga menunggu keputusan partai lain untuk mendorong Capresnya masing-masing. 

Misalnya, PDIP yang belum dapat memastikan akan mengusung Puan atau Ganjar. Kemudian Partai NasDem yang baru menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan untuk maju sebagai bakal calon Presiden (bacapres) untuk Pilpres 2024.

"Baru ada NasDem kok yang sudah disebut-sebut mendukung sampai sekarang aja belum terbukti deklarasi kok, kok kita malah disuruh mendahului? Ya gimana," tukas dia. []