News

PPP Fokus Lakukan Pendaftaran Peserta Pemilu 2019 di KPU

PPP Fokus Lakukan Pendaftaran Peserta Pemilu 2019 di KPU
Ilustrasi pendaftaran parpol pemilu 2019 (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah fokus melakukan pendaftaran peserta pemilu 2019 terkait Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Sehingga menyebabkan penundaan dalam memproses Pilkada 2018 mendatang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu PPP M. Qoyum Abdul Jabbar.

"Saat ini, DPP PPP sedang mengevaluasi kinerja Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Cabang selama proses pendaftaran parpol peserta pemilu," kata Qoyum Abdul Jabbar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (8/10).

Ia mengatakan, bagi DPC dan DPW yang ikut Pilkada disyaratkan menyelesaikan kelengkapan persyaratan pendaftaran. Sebab apabila tidak bisa melengkapi, maka Surat Keputusan (SK) Pilkada tidak diberikan.

"Beberapa DPW dan DPC masih terpantau belum melengkapi seluruh dokumen persyaratan pendaftaran parpol," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, karena itu waktu yang tersisa 10 hari akan dimaksimalkan untuk kelengkapan dokumen persyaratan Pemilu 2019.

Sebelumnya Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Viryan mengingatkan agar partai politik mengikuti mekanisme yang ada agar bisa mendaftar sebagai calon peserta Pemilu serentak 2019.

Menurut dia salah satu mekanisme tersebut salah satunya wajib untuk mengisi data partai pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU RI.

"Kenapa harus 'entry' data dulu di Sipol dan baru bisa daftar karena dengan isi Sipol semua semakin jelas, tidak ada lagi kondisi salah paham, sudah lengkap," kata Viryan di kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (6/10).

Viryan menegaskan bahwa semua parpol yang akan mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 wajib dan tidak terkecuali harus mengisi Sipol terlebih dulu.

Menurut dia kalau tidak dilakukan maka parpol dipastikan akan absen di Pemilu mendatang dan sama halnya jika parpol tidak melengkapi 100 persen data kepartaiannya di Sipol, maka tidak bisa ikut Pemilu 2019. []

baca juga: