News

PPP DKI Rekomendasikan DPP Segera Deklarasi Duet Anies-Khofifah di Pilpres 2024

PPP DKI Rekomendasikan DPP Segera Deklarasi Duet Anies-Khofifah di Pilpres 2024
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (Dok. Istimewa/PPP)

AKURAT.CO Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta secara resmi mendorong DPP PPP mendeklarasikan duet Anies-Khofifah sebagai pasangan Capres-Cawapres 2024. 

Dorongan DPW DKI itu merupakan rekomendasi resmi hasil keputusan Rapimwil di Jakarta, Kamis (14/4/2022) malam.

Dalam pernyataan pers yang diterima AKURAT.CO, DPW PPP DKI Jakarta meminta DPP segera mendeklarasikan duet Anies Baswedan-Khofifah Indar Parawansa sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden mendatang.

baca juga:

"Rapimwil DPW PPP DKI Jakarta merekomendasikan kepada DPP PPP agar mencalonkan/deklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden RI dan mencalonkan Khofifah Indar Parawangsah sebagai Calon Wakil Presiden RI pada Pemilu 2024," tulis DPW PPP DKI dalam keterangan yang dikirim Sekretaris DPW PPP DKI, Najmi Mumtaza Rabbany pada Jumat (15/4/2022).

Seperti diketahui, Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa merupakan gubernur aktif di Indonesia. 

Anies merupakan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Sementara saat ini, Khofifah merupakan Gubernur Jawa Timur. Keduanya merepresentasikan wilayah basis suara pemilih di Pulau Jawa. 

PPP DKI beralasan, baik Anies maupun Khofifah merupakan kepala daerah yang berhasil memimpin daerahnya dengan prestasi yang baik. 

Di sisi lain, kedua tokoh tersebut memiliki visi kebangsaan yang sama dengan PPP. Karenanya, layak untuk dideklarasikan sebagai pasangan Capres-Cawapres 2024 mendatang.

"Mengingat kedua tokoh tersebut terbukti berhasil dalam kepemimpinannya sebagai kepala daerah (Gubernur) dan memiliki visi keummatan dan kebangsaan yang sejalan dengan visi Partai Persatuan Pembangunan dan secara aktif melakukan komunikasi politik intensif dengan setiap komponen bangsa untuk terciptanya proses regenerasi kepemimpinan nasional secara baik," ujarnya.