News

PPP Dinilai Masih Leluasa Tentukan Posisi untuk Pilpres 2024

Arah politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam gelaran Pemilu 2024 sejauh ini dinilai masih sangat fleksibel untuk bergerak bebas.


PPP Dinilai Masih Leluasa Tentukan Posisi untuk Pilpres 2024
Direktur Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra. (AKURAT.CO/Yudi Permana)

AKURAT.CO Arah politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam gelaran Pemilu 2024 sejauh ini dinilai masih sangat fleksibel untuk bergerak bebas. Hal ini lantaran elektabilitasnya yang kecil dan tidak memiliki kader untuk dicalonkan dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Sementara PPP, ini lebih leluasa menentukan posisi (untuk Pilpres), selain karena suara PPP yang minim bargaining politik, juga tiadanya tokoh unggulan," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada AKURAT.CO, pada Rabu (25/5/2022).

Meski saat ini PPP terpantau sedang mesra dengan Partai Golkar dan PAN di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Dedi menuturkan, PPP masih mungkin bergerak bebas mencari parpol lain untuk membentuk koalisi baru.

baca juga:

"Untuk itu PPP terasa cocok saja dengan Golkar, meskipun tidak menutup kemungkinan pecah kongsi dan berpindah ke PDIP atau bahkan NasDem, Demokrat dan PKS," pungkasnya. 

Sebagai informasi, PPP saat ini tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Golkar dan PAN. 

Pembentukan koalisi itu terjadi atas pertemuan di Rumah Heritage, Jalan Sam Ratulangi, Jakarta, pada Kamis (12/5/2022). 

Pertemuan itu dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didampingi Bendahara Umum (Bendum) Dito Ganinduto. Lalu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ditemani wakilnya Asman Abnur dan Ketua Umum PPP Soeharso Monoarfa yang terlihat bersama dengan Politikus PPP Mardiono. []