News

PPKM Turun Level, Penyekatan Jalan di Yogyakarta Mulai Melonggar

Dari 10 ruas jalan yang sebelumnya disekat pada penerapan PPKM Darurat, kini cuma tersisa dua ruas jalan yang masih ditutup. 


PPKM Turun Level, Penyekatan Jalan di Yogyakarta Mulai Melonggar
Ilustrasi penyekatan jalan (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Satlantas Polresta Yogyakarta dan Dinas Perhubungan (Dishub) Yogyakarta mulai membuka ruas jalan yang semula disekat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 kemarin.

Pelonggaran akses ini menyusul turunnya status PPKM di DIY, termasuk Kota Yogyakarta ke Level 3, Senin (7/8/2021) lalu.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang: DIY Turun Level 3, Bali Masih Level 4

Kasatlantas Polresta Yogyakarta Kompol Chandra Lulus Widiantoro menuturkan, penurunan level PPKM tidak membuat penyekatan jalan dibuka sekaligus. Dari 10 ruas jalan yang sebelumnya disekat pada penerapan PPKM Darurat, kini cuma tersisa dua ruas jalan yang masih ditutup. 

"Ada beberapa titik yang sudah dibuka, intinya tinggal dua titik yang masih disekat yakni arah Tugu ke selatan dan pos Rejowinangun," kata Chandra, Rabu.

Saat ini pihaknya masih akan berkoordinasi lebih lanjut dengan jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta guna menyusun mekanisme terkait penyekatan di wilayah itu. 

"Mengenai penurunan level PPKM dan berkaitan dengan penyekatan saat ini masih dikoordinasikan. Masih menunggu kebijakan Pemkot Jogja nanti seperti apa dan sampai saat ini kami juga belum ada arahan," ucapnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho mengklaim jika penyekatan di masa PPKM mampu menekan angka mobilitas masyarakat, sehingga berdampak pada penurunan kasus Covid-19. 

Maka dari itu, pihaknya sampai sekarang ini masih menerapkan kebijakan yang sama dalam aturan perjalanan darat bagi masyarakat. 

"Intruksi dari pusat atau pimpinan daerah masih belum keluar yang terbaru berkaitan dengan penurunan level ini. Makanya aturan moda transportasi darat kalau yang mau masuk ke Jogja itu masih sama, berlaku kapasitas maksimal berapa, membawa kelengkapan dokumen dan lain sebagainya," pungkasnya.[]